Info Tekno

5 Saran FBI Agar Akun Aman dari Penipuan Hacker Termasuk WhatsApp, Mulai dari Sandi Hingga Settingan

serangan Hacker seperti ransomware yang masih berlanjut, infostealer yang mencuri data penting korban hingga cara licik lain yang kini melibatkan AI

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
freepik
WASPADA WHATSAPP DIHACK: Ilustrasi logo WhatsApp diretas, disadur pada Jumat (21/2/2025). FBI sangat menyarankan mengaktifkan jenis perlindungan di semua akun tak terkecuali WhatsApp yang juga merupakan sasaran dari banyak peretas atau Hacker. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kejahatan Hacker atau peretas sekarang sudah mencapai titik yang harus ditangani sebagai masalah keamanan nasional.

Hal ini diungkapkan oleh Google sebagai peringatan betapa tak hentinya kejahatan Hacker ini terus tumbuh sebagai dikutip dari Forbes.

Sebab, serangan Hacker seperti ransomware yang masih berlanjut, infostealer yang mencuri data penting korban hingga cara licik lain yang kini melibatkan AI juga berkembang.

FBI Amerika pun sampai mengeluarkan peringatan terkait adanya bahaya Hacker yang menyerang para pengguna akun seperti WhatsApp, email dan lainnya dengan tujuan menguras rekening mereka atau menipu.

FBI juga telah menyarankan agar para warga Amerika untuk mensetting perlindungan akun-akun di HP masing-masing agar tidak menjadi korban selanjutnya.

Apa yang dimaksud FBI ini adalah fitur autentikasi dua faktor yang ada di setiap akun tak terkecuali WhatsApp.

Jika korban sudah terlanjur terkena tipuan Hacker, setidaknya dengan autentikasi dua faktor, akun korban menjadi sulit dibajak atau diambil alih si pelaku.

Sehingga FBI sangat menyarankan mengaktifkan jenis perlindungan di semua akun tak terkecuali WhatsApp yang juga merupakan sasaran dari banyak peretas atau Hacker.

Sebab dalam operasi kejahatan yang mereka temukan, ditemukan bahwa Hacker ini melakukan tipuan dengan mulus hingga korbannya mengalami kerugian setelah akun keuangan kriptonya dibobol.

FBI mengaku terus berupaya melakukan pencegahan dengan mengeluarkan peringatan agar terhindar dari skema penipuan Hacker yang menyasar keuangan.

"Sayangnya, kami terus melihat penipuan ini tumbuh dan berkembang setiap hari," kata Divisi Investigasi Kriminal FBI, Chad Yarbrough dikutip dari Forbes.com.

Meski begitu, FBI memberikan saran atau tips agar akun bisa aman dari penipuan Hacker.

Berikut rekomendasi mitigasi yang disarankan FBI agar pengguna akun tidak menjadi korban penipuan Hacker.

  1. Jaga agar sistem dan perangkat lunak tetap terupdate
  2. Buat frasa sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun.
  3. Siapkan autentikasi dua faktor pada semua akun yang memiliki fiturnya., fitur ini di WhatsApp disebut verifikasi dua langkah.
  4. Periksa alamat email dan teliti saat melihat URL situs web sebelum meng-klik atau mengunjungi situs.
  5. Jangan klik apapun dalam email atau pesan teks yang mencurigakan atau yang tidak kamu minta sebelumnya.

Ini sangat direkomendasikan apabila di ponselnya terdapat akun keuangan seperti mobile banking, aplikasi pembayaran (pay) dan sebagainya.

Ditambah kini serangan siber menjadi semakin canggih berkat adanya AI. 

Menurut FBI, kondisi ini membuat semua pengguna smartphone dan pengguna akun penting harus selalu waspada setiap waktu.

Baca berita Tribunnews Bogor lainnya di Google News

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved