Info Tekno
14 Ciri HP Android Kena Hack, Waspada Jika HP Cepet Panas, Kuota Tersedot dan Iklan Pop-Up Berjibun
HP Android merupakan jenis smartphone yang cukup banyak digunakan di dunia. Android pun termasuk perangkat yang diintai para kejahatan siber untuk
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - HP Android merupakan jenis smartphone yang cukup banyak digunakan di dunia.
Android pun termasuk salah satu perangkat yang diintai para kejahatan siber untuk melakukan peretasan atau hack.
Dalam kasusnya di Indonesia, beberapa orang pengguna Android yang menjadi korban Hacker mengalami kerugian duit di rekening lenyap begitu saja.
Rekening korban dikuras oleh si Hacker setelah dia melakukan serangkaian upaya peretasan diwarnai modus penipuan.
Hacker ini bisa masuk membobol ke HP Android dari berbagai jalan, seperti via WhatsApp, emali, SMS dan aplikasi pesan lainnya.
Hacker biasanya mengirim pesan yang menipu seperti mengirim pesan undangan pernikahan, ketika lampiran di pesan itu diketuk korban, di situlah korban terjebak.
Karena lampiran pesan penipu ini diantaranya berisi file APK atau aplikasi android yang dibuat Hacker menjadi Malware untuk mencuri data penting HP korban.
Maka dari itu, pengguna HP, pengguna WhatsApp, pengguma email dan yang lainnya harus tetap waspada ketika menerima pesan.
HP Android sendiri memiliki beberapa ciri jika sudah terlanjur kena hack.
Biasnya Hacker yang sudah menyusup membiarkan pengguna beraktivitas biasa dengan HP-nya, namun di saat yang sama Hacker mengumpulkan data-data penting korbannya.
Berikut ciri-ciri HP Android kena hack yang dihimpun TribunnewsBogor.com.
- HP cepat panas: HP-mu terasa panas meski tidak digunakan secara intensif. Ini bisa disebabkan oleh aktivitas malware yang berjalan di latar belakang.
- Baterai Jadi Boros: Jika baterai HP milikmu menjadi lebih boros dibanding biasanya, ini bisa jadi ada aplikasi Malware yang sudah tertanam di HP-mu.
- HP jadi lemot: HP jadi lemot, sering lag, atau sering hang tanpa alasan yang jelas bisa jadi disebabkan oleh malware atau aplikasi jahat.
- Banyak iklan mengganggu: Muncul iklan pop-up yang tidak wajar, bahkan saat kamu tidak menggunakan browser atau aplikasi tertentu bisa jadi merupakan tanda adanya adware atau malware di HP-mu.
- Kuota internet tersedot: Jika penggunaan data internetmu tiba-tiba melonjak tanpa aktivitas yang signifikan, ini bisa menjadi tanda bahwa ada aplikasi atau malware yang mengirim data dari perangkatmu ke pihak lain.
- Aplikasi tak dikenal: Adanya aplikasi aplikasi yang terinstal sendiri di HP tanpa sepengetahuan mungkin adalah malware atau spyware yang dipasang oleh Hacker.
- Notifikasi aneh: Muncul notifikasi yang tidak biasa, seperti pesan error aneh, permintaan izin yang tidak wajar, atau pesan dari aplikasi yang tidak dikenal.
- Pengaturan berubah sendiri: Awas jika ada pengaturan HP yang tiba-tiba berubah sendiri, seperti perubahan pada browser, pengaturan keamanan, atau pengaturan jaringan.
- Akun medsos kirim pesan tanpa sepengetahuan: Jika teman atau kontakmu mengaku menerima pesan aneh dari akun media sosial atau emailmu, ini bisa menjadi tanda bahwa akunmu telah diretas.
- Telepon atau SMS tak dikenal: Kamu menerima panggilan atau SMS dari nomor yang tidak dikenal, atau ada panggilan atau SMS yang dikirim tanpa sepengetahuanmu.
- Transaksi mencurigakan: Jika ada transaksi mencurigakan di aplikasi perbankan atau dompet digital, bisa jadi tanda bahwa HP-mu telah diretas.
- Tidak bisa mengakses akun tertentu: Jika kamu tiba-tiba tidak bisa masuk ke akun tertentu (seperti email atau media sosial) meski password sudah benar, kemungkinan akunmu telah diretas.
- File hilang atau terenkripsi: File-file di HP tiba-tiba hilang atau tidak bisa dibuka karena terenkripsi, ini tanda serangan Hacker ransomware.
- GPS atau kamera aktif sendiri: Jika GPS atau kamera HP tiba-tiba aktif sendiri, bisa jadi tanda ada aplikasi jahat yang mengakses HP-mu.
Tindakan jika HP Android sudah terlanjur kena hack
- Matikan internet: Matikan Wi-Fi dan data seluler untuk mencegah hacker mengakses lebih lanjut.
- Scan dengan Antivirus: Gunakan aplikasi antivirus terpercaya untuk memindai dan menghapus malware.
- Hapus aplikasi yang mencurigakan: Uninstall aplikasi yang tidak dikenal atau mencurigakan.
- Ganti Password: Segera ganti password semua akun penting Anda, terutama email dan media sosial.
- Reset Factory: Jika serangan parah, lakukan reset factory untuk menghapus semua data dan mengembalikan pengaturan ke kondisi awal.
- Hubungi Penyedia Layanan: Jika akun perbankan atau dompet digital Anda terkena dampaknya, segera hubungi penyedia layanan untuk memblokir transaksi mencurigakan.
Baca berita Tribunnews Bogor lainnya di Google News
Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t
| WhatsApp Online dan Tiba-tiba Kirim Chat Sendiri? Hati-hati Akun WA Kena Sadap, Ini Cara Ceknya |
|
|---|
| WhatsApp Sering Dihubungi Nomor Asing? Begini Tutorial Cara Blokir Spam WA Otomatis |
|
|---|
| Tutorial Bikin Akun WhatsApp Tak Bisa Ditelepon Saat Hari Libur, Untuk Pengguna iPhone dan Android |
|
|---|
| Cara Setting Penyimpanan WhatsApp agar Memori HP Tak Cepat Penuh, Ikuti Tutorial Mudah Ini! |
|
|---|
| Tutorial Selamatkan Akun WhatsApp yang Disadap Hacker, Kenali Tanda-Tanda Peretasan Sejak Awal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pegang-hp-whatsapp.jpg)