Sopir Angkot Bikin Panik Pengunjung Pasar Kaget di Parung Bogor, Pengendara Terpental Diseruduk

Satu unit kendaraan angkutan kota (Angkot) membuat panik pengunjung pasar kaget di wilayah Kampung Tajur, Desa Pamegarsari, Kecamatan Parung

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Naufal Fauzy
Tangkapan layar
ANGKOT MENYERUDUK - Satu unit angkot menabrak sepeda goes dan kendaraan roda dua di pasar kaget Kampung Tajur, Desa Pamegarsari, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNG - Satu unit kendaraan angkutan kota (Angkot) membuat panik pengunjung pasar kaget di wilayah Kampung Tajur, Desa Pamegarsari, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Pasalnya, angkot berwarna biru itu melaju masuk ke dalam kerumunan pengunjung yang sedang ramai di pagi hari.

Dalam narasi yang beredar luas di media sosial, penyebab kendaraan tersebut menerobos kerumunan warga diduga akibat rem blong.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ferdhyan Mulya mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, Minggu (20/4/2025).

Ia mengatakan insiden itu disebabkan kurangnya konsentrasi dari pengemudi angkot di jalan yang menurun.

Akibat kejadian tersebut, angkot yang dikemudikan oleh MH menabrak sepeda yang ada di depannya serta kendaraan roda dua yang sedang terparkir.

"Setiba di TKP hilang kendali di jalan yang lurus dan menurun dan menabrak sepeda angin yang ada di depannya, kemudian sepeda angin tersebut terseret ke kolong angkot namun pengendara sepeda terpental," ujarnya, Minggu (20/4/2025).

"Setelah itu kendaraan mobil angkot tersebut menyerempet kendaraan sepeda motor Honda Beat yang sedang parkir," tambahnya.

Kendati demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Hanya saja kecelakaan yang terjadi menimbulkan kerugian materil kurang lebih Rp2,5 juta.

Lebih lanjut, ia mengatakan persoalan ini telah diselesaikam secara kekeluargaan oleh para pihak yang terlibat.

"Ketika anggota ke TKP, mereka sedang proses mediasi," terangnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved