Viral di Media Sosial
Nasib Intel Viral Tertangkap Pendemo di Semarang, Identitas Aslinya Tak Ketahuan Meski Dimaki-maki
Seorang anggota polisi berpakaian preman viral tertangkap massa demo Hari Buruh di Semarang.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang anggota polisi berpakaian preman viral tertangkap massa demo Hari Buruh di Semarang.
Dalam videonya yang viral, anggota polisi yang disebut intel itu dikelilingi massa pendemo mahasiswa yang berpenutup wajah.
Dia interogasi sambil dimaki-maki dengan kata-kata umpatan oleh para pendemo tersebut.
Namun dia tetap memasang wajah tenang meski dikerumuni.
Anggota polisi berpakaian hitam itu juga dipaksa untuk mengungkap identitasnya.
"Namanya siapa mas ?," tanya salah satu pendemo.
"Yanto," jawab pria yang disebut intel Polisi tersebut.
"Masnya bener gak, masnya intel atau dari kepolisian ?," tanya pendemo lagi.
"Betul, iya saya dari Kepolisian," jawab anggota polisi tersebut.
Dia juga ditanyai soal pangkat dan dia mengaku sebagai Brigadir.
Kemudian oleh para pendemo dia kembali ditanyai nama personel polisi lainnya yang menyamar.
Namun dia mengaku kesulitan menyebutkan karena jumlahnya 100 orang.
Meski sempat dikepung dan disandera mahasiswa pendemo, identitas asli anggota polisi tersebut tetap tidak ketahuan.
Pendemo yang menanyakan nama dengan polosnya langsung percaya begitu saja ketika anggota polisi itu mengaku sebagai 'Yanto.'
Berdasarkan keterangan dari Polda Jawa Tengah, anggota polisi yang tertangkap massa pendemo tersebut bernama asli inisial E atau EZ.
Nasib Sang Intel Usai Ditawan Pendemo
Diketahui, peristiwa anggota polisi ditangkap pendemo itu terjadi padi Kamis (1/5/2025) malam.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengonfirmasi insiden tersebut.
"Satu dari Polda Jateng, inisial E," kata Artanto dikutip dari Kompas.com, Sabtu (3/5/2025).
Artanto menambahkan bahwa Wakapolda Jawa Tengah, Kombes Pol Latif Usman, telah berkoordinasi dengan pihak rektorat Universitas Diponegoro (Undip) untuk membebaskan anggotanya.
"(Kondisinya) Baik, sehat walafiat. Alhamdulillah, anggota sudah bisa keluar dari kampus dan kembali ke kantor," katanya.
Dia juga menyebutkan bahwa ratusan mahasiswa Undip yang sempat terjebak di dalam kampus telah kembali ke rumah dengan aman.
"Dikawal anggota Provos Polda Jawa Tengah, mereka dipersilakan untuk kembali dan pulang ke rumah dengan aman dan tertib," tambah Artanto.
Dalam aksi demo ini juga sempat terjadi kericuhan dan polisi menangkap sejumlah orang berpakaian hitam.
Kericuhan antara mahasiswa dan aparat kepolisian dimulai pada pukul 17.15 WIB, ketika massa aksi berusaha memaksa masuk dan melakukan pelemparan ke arah petugas.
Baca berita Tribunnews Bogor lainnya di Google News
Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t
Klarifikasi Uya Kuya 'Lha Kita Artis' dan 'Gaji 3 Juta Sehari Dikira Banyak', Joget DPR Tak Disebut |
![]() |
---|
Dibanding-bandingkan dengan Eko dan Uya di DPR, Pasha Ungu Diisukan Mengundurkan Diri, Benarkah ? |
![]() |
---|
Nasib 2 Bocah SD yang Pungut Makanan Sisa Pejabat dari Acara HUT RI, Dapat Rezeki Nomplok Usai Viral |
![]() |
---|
"Lha Kita Artis" Ucapan Uya Kuya Viral Usai Joget DPR Naik Gaji 100 Juta, Puan Maharani Bereaksi |
![]() |
---|
Sosok Komandan Paskibra Tinggalkan Jenazah Ayah Demi HUT RI, Kevin Ungkap Pesan Terakhir Almarhum |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.