Jalan Raya Parung Bogor Langganan Macet, Keberadaan Petugas hingga Parkir Liar Jadi Biang Kerok

Toni yang juga menggantungkan nasibnya sebagai pedagang di pasar menjelaskan, kemacetan juga terjadi di waktu-waktu tertentu.

Tayang:
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
MACET DI PARUNG BOGOR - Kemacetan di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Selasa (13/5/2025) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kemacetan panjang terjadi di Jalan Raya Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor

Pantauan TribunnewsBogor.com, Selasa (13/5/2025), pukul 09.09 WIB, arus lalu lintas dari arah Kemang Bogor melintas di Parung menuju Depok, tersendat. 

 Sementara arus lalu lintas dari Depok menuju Bogor lancar tanpa hambatan. Kemacetan panjang yang terjadi di jalur arah Depok disebabkan aktivitas padat di Pasar Parung. 

“Kalau pagi, atau hari libur memang seperti ini, macet gak bisa menghindar,” ujar warga sekitar, Toni. 

Toni yang juga menggantungkan nasibnya sebagai pedagang di pasar menjelaskan, kemacetan juga terjadi di waktu-waktu tertentu.

“Selain pagi, sore juga jalur sini pasti macet, pokoknya langganan ini mah,” bebernya. 

Beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap kemacetan di lokasi ini antara lain: 

 1. Kurangnya Manajemen Lalu Lintas: Tidak adanya pengaturan yang efektif, seperti rambu lalu lintas yang memadai atau petugas yang mengatur arus kendaraan menjadikan kemacetan semakin tidak terkontrol. 

2. Parkir Sembarangan: Banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan atau di sekitar pasar, mengurangi lebar jalur yang tersedia untuk kendaraan yang melintas. Pada kasus ini terlihat banyaknya angkot yang berhenti sesuka hati di pinggir jalan, tentu hal ini menjadikan kemacetan semakin parah.

 3. Infrastruktur yang Tidak Memadai: Jalan di sekitar pasar cenderung sempit dan tidak mampu menampung volume kendaraan yang terus meningkat, sehingga perlu adanya pelebaran jalan atau dapat dibangun jalan layang untuk mengurangi kemacetan tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved