Kuliner Bogor

Icip Sekoteng Anget Asgar, Kuliner Tradisional yang Masih Eksis di Tengah Kota Bogor

Isi dan topping Sekoteng Anget Asgar memiliki porsi melimpah dengan cita rasa yang autentik. Kuah jahenya manis segar namun hangat di tenggorokan.

|
Editor: Tsaniyah Faidah
Asri Yuningsih/Sekolah Vokasi IPB
KULINER BOGOR - Sekoteng Anget Asgar mulai beroperasi dari tahun 1990-an dengan bermodalkan gerobak sederhana, saat ini Sekoteng Anget Asgar menjadi kuliner tradisonal yang banyak dicari oleh masyarakat Bogor terutama saat malam hari. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kota Bogor menyimpan kekayaan kuliner tradisional yang menggugah selera. Salah satu yang masih eksis di tengah gempuran tren makanan modern adalah Sekoteng Anget Asgar.

Pemilik kuliner Sekoteng Anget Asgar, Ace (52) mengatakan, sudah berjualan sekoteng ini selama 35 tahun, tepatnya pada 1990 semenjak Kabupaten Bogor merdeka.

Pada awal berjualan Ace menjual sekotengnya dengan berkeliling di wilayah Kota Bogor, kemudian di tahun 2010 ia memutuskan menyewa tempat berjualan sampai saat ini.

“Inspirasi saya menjual kuliner sekoteng ini karena memiliki keuntungan yang besar, dan sejauh saya berjualan sekoteng ini alhamdulillah saya tidak pernah merasakan rugi," ucap Ace kepada TribunnewsBogor.com baru-baru ini.

Keunggulan Sekoteng Anget Asgar ini menawarkan topping yang lengkap mulai dari kacang hijau, kacang tanah sangrai, mutiara, kolang kaling, roti tawar, dan kuah jahe.

Selain itu, sekoteng ini juga memakai tambahan kelapa muda yang menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjungnya.

Semua topping diproduksi sendiri oleh Ace, mulai dari pembuatan mutiara menggunakan tepung sagu premium, mengolah kacang tanah, hingga perebusan kacang hijau dan kolang kaling.

Sedangkan pada proses pembuatan kuahnya, ia menggunakan jahe asli dan beberapa rempah-rempah, serta tambahan gula pasir asli yang berwarna kekuningan.

KULINER BOGOR - Keistimewaan Sekoteng Anget Asgar ini terletak pada kuah jahenya yang tidak terlalu pedas, namun cukup kuat untuk menghangatkan tubuh di tengah dinginnya malam Kota Bogor.
KULINER BOGOR - Keistimewaan Sekoteng Anget Asgar ini terletak pada kuah jahenya yang tidak terlalu pedas, namun cukup kuat untuk menghangatkan tubuh di tengah dinginnya malam Kota Bogor. (Asri Yuningsih/Sekolah Vokasi IPB)

Dalam penyajiannya, semua topping dicampur dalam satu mangkuk, kemudian ditambahkan susu kental manis lalu disiram dengan kuah jahe yang hangat.

Isi dan topping Sekoteng Anget Asgar memiliki porsi melimpah dengan cita rasa yang autentik.

Kuah jahenya manis segar namun hangat di tenggorokan sehingga cocok disantap saat malam hari dengan cuaca dingin Kota Bogor.

Sekoteng Anget Asgar sudah dikenal luas masyarakat Bogor, bahkan pengunjungnya sendiri rata-rata pelanggan tetap yang datang dari berbagai wilayah di Bogor.

Tidak heran dalam sehari Sekoteng Anget Asgar ini menghabiskan sekitar 70 hingga 100 porsi.

“Kalau saya sendiri sering beli untuk dibawa pulang. Dari segi rasa Sekoteng Anget Asgar ini enak anget sama manisnya pas. Isiannya juga banyak jadi worth it dengan harga segitu,” tutur salah seorang pengunjung, Sanusi (32).

Harga sekoteng ini dibanderol Rp.10.000 per porsi. Bagi pengunjung yang ingin mencicipinya Sekoteng Anget Asgar sudah tersedia juga di berbagai platform online seperti GoFood dan GrabFood.

Sekoteng Anget Asgar mulai buka setiap hari dari pukul 15.00 WIB sampai 1.00 WIB. Lokasinya berada di Jalan Achmad Adnawijaya, Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

(Asri Yuningsih/Sekolah Vokasi IPB)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved