4 Rumah Sakit di Bogor Resmi Berganti Nama, RSUD Ciawi Jadi RSUD KH Idham Chailid

Pemerintah Kabupaten Bogor resmi mengganti empat nama rumah sakit umum daerah (RSUD) yang ada di Bumi Tegar Beriman.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
RSUD DI KABUPATEN BOGOR BERGANTI NAMA - Pemerintah Kabupaten Bogor resmi mengganti empat nama rumah sakit umum daerah (RSUD) yang ada di Bumi Tegar Beriman. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor resmi mengganti empat nama rumah sakit umum daerah (RSUD) yang ada di Bumi Tegar Beriman.

Perubahan nama ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memberikan penghargaan terhadap para tokoh yang telah berjasa serta sebagai refleksi nilai-nilai luhur dalam pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan. 

Kini RSUD Cibinong menjadi RSUD Bakti Pajajaran, RSUD Ciawi menjadi RSUD KH Idham Chailid, RSUD Leuwiliang menjadi RSUD R. Moh.Noh Nur, dan RSUD Cileungsi menjadi RSUD RH. Satibi.

Proses penamaan ini juga telah melalui tahapan koordinasi dengan para direktur rumah sakit dan mendapat persetujuan dari pihak keluarga masing-masing tokoh.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatajan nama-nama besar ini bukan sekadar simbol, tetapi menjadi cerminan semangat dan integritas dalam pelayanan kesehatan. 

Maka, kata dia, sudah sepatutnya perubahan nama ini juga diiringi dengan peningkatan mutu infrastruktur, tata kelola, dan pelayanan di masing-masing rumah sakit.

"Ketika rumah sakit membawa nama tokoh besar, maka operasionalnya pun harus mencerminkan kualitas dan dedikasi tinggi. Jika tidak, maka kita sendiri yang mencoreng nama para pejuang tersebut," ujarnya, Selasa (27/5/2025).

Peresmian ini merupakan bagian dari tiga agenda utama dalam upaya strategis Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membangun sistem pelayanan kesehatan yang responsif, terintegrasi, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dengan semangat baru dan nama yang penuh makna, keempat rumah sakit ini dituntut untuk terus berbenah dan menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan yang bermartabat dan profesional.

"Perubahan nama ini diharapkan juga menjadi momentum untuk membangun kepercayaan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Kabupaten Bogor," katanya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved