Heboh Dikritik Denny Cagur, Dedi Mulyadi Elus-elus Kepala Pelajar Alumni Barak yang Dulunya Pemabuk
Ketika heboh dikritik Anggota DPR dari PDIP Denny Cagur terkait program barak militer, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunggah video anak-anak
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketika heboh dikritik Anggota DPR RI dari PDIP Denny Cagur terkait program barak militer, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunggah video anak-anak alumni barak militer, Senin (2/5/2025).
Dalam unggahannya tersebut, pria yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu mengelus-elus kepala pelajar yang sudah menjalani pendidikan disiplin.
Dedi juga menanyai berbagai hal kepada pelajar lulusan barak militer tersebut terkait kesalahannya di masa lalu.
Rupanya siswa yang kepalanya dialus-alus KDM ini dulunya merupakan pelajar nakal yang kerap mabuk-mabukan.
Bahkan dia sampai menghabiskan uang Rp 140 Ribu untuk sekali minum-minuman keras.
"Kamu nakalnya apa waktu itu ?," tanya Dedi Mulyadi sambil mengelus kepala dan pundak pelajar itu.
Pelajar itu mengaku dulu dirinya suka merokok dan suka minum minuman keras.
Meski begitu, pelajar ini mengaku tidak pernah terlibat dalam tawuran antar pelajar.
Dedi pun mencoba menanyai lebih detil terkait miras yang diminum pelajar itu.
Bahkan mudah dibeli di warung yang sudah jadi langganannya.
"Beli di warung deket kecamatan," kata pelajar tersebut.
Dedi kemudian menanyakan soal harga dari tiap botol miras yang biasa dia minum dulu.
Pelajar ini mengaku bahwa untuk miras itu dia habiskan Rp 80 Ribu atau Rp 140 ribu per botolnya tergantung merk.
"Lumayan ya, mahal juga," ucap Dedi.
Obrolan itu juga diwarnai dengan canda, seperti ketika Dedi mengira merk miras itu adalah merk sarung karena mirip.
Hingga menanyakan efek minuman itu.
"Pusing itu (diminum) ?," tanya Dedi.
"Siap, pusing," jawa pelajar itu direspons tawa Dedi Mulyadi.
Ketika pelajar itu menyebut merk miras, rupanya di sekitar Dedi ada yang mengenal miras itu.
Yaitu juru kamera anak buah Dedi yang merekam momen itu.
"Kok kamu tahu, kamu suka (minum) juga ya ?," tanya Dedi ke seorang juru kamera di dekatnya.
"Pernah pak," jawa si juru kamera itu.
"Oooh pernah, ini teh pernah, masukin barak !," canda Dedi Mulyadi direspons tawa orang-orang di sekitarnya.
Dikritik Denny Cagur
Anggota DPR RI dari PDIP sekaligus komedian, Denny Cagur bikin heboh netizen setelah mengkritisi kebijakan Dedi Mulyadi.
Dalam sebuah wawancara yang dibagikan di akun TikTok @aanganwar21, Denny Cagur menyebut bahwa tidak semua permasalahan anak bisa diselesaikan dengan program barak militer.
Sebab diungkap Denny, latar belakang dari permasalahan yang dilakukan anak-anak itu berbeda-beda.
Menurut Denny, harusnya yang dicari adalah solusi perindividu untuk tiap anak-anak yang bermasalah.
"Kalau menurut saya, kita harus selesaikan permasalahannya dari, karena masing-masing siswa yang permasalahannya berbeda-beda. Belum tentu berhubungan dengan kedisiplinan," ungkap Denny Cagur, dilansir TribunnewsBogor.com pada Senin (2/6/2025).
"Jadi dalam permasalahan yang berbeda-beda, menurut saya harus diselesaikan dengan masing-masing masalah yang berhubungan dengan disiplin, yang berhubungan dengan moral, yang berhubungan dengan etika, menurut saya dicari jalan keluarnya per masing-masing siswa yang mengalami masalahnya tersebut. Tidak melulu satu barak militer menjadi satu-satunya solusi," imbuhnya.
Karenanya, Denny merasa program barak militer perlu dikaji ulang.
Lagipula kata Denny, pihak TNI tidak memiliki kurikulum untuk mendidik siswa nakal.
"Menurut saya perlu dikaji ulang, dalam sisi menegakkan disiplin, mungkin bisa. Tapi TNI tidak memiliki kurikulum dalam bidang pendidikan," imbuh Denny.
Lebih lanjut, alasannya kontra dengan kebijakan barak militer Dedi Mulyadi adalah terkait dengan nasib pendidikan siswa.
Denny mempertanyakan apakah para siswa yang ditaruh di barak militer juga mendapatkan pendidikan reguler yang layak.
Lantaran sederet alasan itu, Denny meminta agar program barak militer dikaji ulang.
"Selain itu juga, jika pendidikan itu berlangsung selama 6 bulan, bagaimana pelajaran si siswa di sekolahnya, apakah akan tertinggal atau tidak? Jadi menurut saya memerlukan pembahasan lebih lanjut apakah ini benar-benar yang terbaik," pungkas Denny Cagur.
Baca berita Tribunnews Bogor lainnya di Google News
Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t
| Ni Hyang Suka Diam-diam Pakai HP, Dedi Mulyadi Siapkan Regulasi Perketat Medsos |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Revitalisasi Plaza Depan Gedung Sate Rp 15 Miliar, Ingin Jadi Lokasi Upacara Kenegaraan |
|
|---|
| Curhat Satpol PP Kota Bogor SK Digadai Pimpinan ke Bank, Tak Dapat Tunjangan, Kini Bayar Cicilan |
|
|---|
| Adu Harta Krisantus Kurniawan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Kini Sesumbar Cium Lutut Dedi Mulyadi |
|
|---|
| Tantangan Wagub Kalimantan Barat untuk Gubernur Jabar, Janji Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Berhasil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Ketika-heboh-dikritik-Anggota-DPR-dari-PDIP-Denny-Cagur-terkait-program-barak-militer.jpg)