Tolak Dipindahkan Pedagang Pasar Bogor Demo di Balai Kota, Tunggu Dedie Rachim Datang

Mereka menolak untuk Pasar Bogor direvitalisasi serta dipindahkan ke Pasar Sukasari dan Pasar Warung Jambu.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
PEDAGANG DEMO DI BALAI KOTA BOGOR - Ratusan orang pedagang Pasar Bogor demo di Balai Kota Bogor, Senin (2/6/2025). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pedagang Pasar Bogor demo di Balai Kota Bogor, Senin (2/6/2025).

Mereka menolak untuk Pasar Bogor direvitalisasi serta dipindahkan ke Pasar Sukasari dan Pasar Warung Jambu.

Pantauan TribunnewsBogor.com di lokasi, demo mereka terlihat membawa beberapa tuntutan dalam bentuk tulisan.

Polisi dan Satpol PP berjaga di depan para pendemo.

Sebelum tiba di Balai Kota, mereka jalan kaki dari Pasar Bogor dan membuat arus lalu lintas di beberapa titik harus dialihkan oleh Satlantas Polresta Bogor Kota.

“Kami demo untuk menolak revitalisasi Pasar Bogor. Kami juga menolak untuk dipindahkan,” kata perwakilan pedagang dalam orasinya.

Mereka tidak mau dipindahkan sebab harus membayar uang sewa yang sangat mahal.

“Dipindahkan ke Pasar Jambu Dua maupun Sukasari itu mahal. Kita harus bayar 30 juta.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim diminta untuk memerhatikan Pasar Bogor.

“Sampai saat ini dia (Wali Kota) tidak pernah ke Pasar Bogor lagi,” ujarnya.

Sampai pukul 09.45 WIB, demo ini terus berlangsung dan massa aksi semakin bersemangat.

Perwakilan Pemkot Bogor mulai dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dedie Rachim-Jenal Mutaqin tidak ada.

Massa aksi pun terus berteriak agar pucuk pimpinan Kota Bogor ini menemui massa aksi.

“Rakyat Kota Bogor ini adalah tamu. Harus diterima. Kami akan tidur disini sampai Wali Kota menemui kita,” tegas massa aksi.

Diketahui sebelumnya, Pasar Bogor yang berlokasi di kawasan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, segera dibongkar.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, pembongkaran dilakukan tahun ini.

“Mestinya begitu (pembongkaran tahun ini),” kata Dedie Rachim saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Jumat (30/5/2025).

Dedie Rachim melanjutkan, pembongkaran ini sudah sesuai dengan rencana bisnis dari Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ).

“Sesuai rencana bisnis Perumda PPJ sejak tahun lalu dan menindaklanjuti telah selesainya 2 pasar yaitu Pasar Jambu Dua dan Pasar Sukasari,” ujarnya.

Untuk gedung barunya nanti bisa dijadikan lahan parkir sarana penunjang Kebun Raya Bogor (KRB).

“Ada Gedung Parkir, Pasar tematik, serta sarana penunjang Kebun Raya Bogor,” ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved