Polemik Ijazah Jokowi
Terancam dalam Kasus Ijazah, Teman Roy Suryo Nangis : Pak Jokowi Ikhlas Lihat Perempuan Dipenjara ?
Terancam dalam Kasus Ijazah, Teman Roy Suryo Nangis : Pak Jokowi Ikhlas Melihat IRT Ini Dipenjara ?
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tifauzia Tyassuma tengah menampung simpati ketika dirinya terancam dijebloskan ke dalam penjara atas kasus ijazah Jokowi. Padahal menurut Pitra Romadoni, sebenarnya kelompok itulah yang memulai serangan hukum.
Meski memulai lebih dulu, namun kini Roy Suryo Cs merasa seakan diperlakukan tak adil dalam kasus Jokowi.
Pitra Romadoni mengatakan mestinya Roy Suryo Cs bersama Dokter Tifa menerima serangan balik dari Jokowi.
Tifauzia Tyassuma bersama Roy Suryo, Rismon Sianipar, K dan E dilaporkan Jokowi ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pecemaran nama baik serta UU ITE.
Setelah proses hukum di Bareskrim Polri berhenti kini tinggal laporan Jokowi yang masih berjalan.
Sedangkan sidang perdata tentang kasus ijazah kini sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Solo dan Sleman.
Tifauzia Tyassuma mengatakan mestinya Jokowi tak perlu memenjarakan orang-orang demi menunjukan ijazah UGM.
"Jadi tidak usah mengorbankan orang dua sudah dipenjara, lalu apakah beliau harus menunggu saya ibu rumah tangga sederhana, seorang perempuan dengan anak-anak harus dipenjara juga ? Dan beliau tidak ingin juga menunjukan ijazahnya," katanya.
Selain ibu rumah tangga dan gander, Tifa juga mengatakan Kurnia dalam kondisi tidak sehat.
"Apa saya dengan ibu Kurnia yang kondisi kesehatan tidak sehat, yang selama ini berbakti sebagai pengacara yang tidak dibayar," katanya.
Ia menekankan bahwa tidak takut dipenjara asalkan Jokowi memperlihatkan ijazah UGM.
"Supaya tahu Dokter Tifa, ibu Kurnia tidak takut dipenjara. Kami banyak meme mengejek, menghina kami, 'saya menunggu dokter Tifa pakai baju orange'. Tidak masalah jika kami bersalah," katanya.
Dia mengatakan putusan bersalah atau tidak tergantung pada selembar ijazah Jokowi.
"Tetapi yang menyatakan salah atau benar hanya selembar ijazah asli saja. Seandainya memang ada ijazah asli dengan senang hati saya pakai baju orange, dengan senang hati saya masuk lapas," katanya.
Baca juga: Tak Gentar Diancam Bui Karena Usik Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Tantang Balik Irma Chaniago: Tak Takut
"Gak ada masalah kalau dianggap memfitnah, ibu rumah tangga ini dianggap memfitnah mantan presidennya, perempuan ini dengan anak-anak ini dianggap memfitnah dan mencemarkan nama baik karena beliau ternyata Joko Widodo punya ijazah asli, gak ada masalah. Saya ikhlas pakai baju orange, saya iklas masuk lapas Pondok Bambu," tambah Tifauzia Tyassuma.
"Ini mau pidato atau apa nih ?" timpal Pitra.
Dokter Tifa menyampaikan pesan langsung untuk Jokowi di hadapan kamera.
"Kenapa Presiden Jokowi, kenapa ? Apakah anda ingin saya dipenjara ? Gak ada masalah pak. Seandainya anda punya ijazah asli dan karena itu saya harus dihukum, tidak masalah. Tapi tolong tunjukan ijazah asli anda, tunjukan, demi Allah tunjukan pak," katanya dengan suara bergetar.
Baca juga: Roy Suryo Cs Makin Terpojok, Muncul Teman Sebangku Jokowi Saat SMA, Jumlah Pendukung Dipersoalkan
Ia berdalih melakukan ini semua hanya demi menegakan kebenaran.
"Ibu rumah tangga ini, perempuan ini, hanya karena ingin menegakan kebenaran mau dipenjara ? Apakah pak Jokowi ikhlas melihat saya dipenjara tanpa beliau menunjukan ijazahnya ? Apaka pak Jokowi juga pengen bu Kurnia dipenjara juga ? Masya Allah," katan Tifauzia Tyassuma.
Pitra Romadoni pun mencoba membungkam Dokter Tifa.
Ia mengatakan Tifauzia Tyassuma sudah sejak lama mengkritisi Jokowi, bahkan ketika masih menjabat sebagai Presiden ke 7 RI.
"Sejak tahun berapa ibu selalu membahas pak Jokowi ? Sudah lama saya kira, sejak beliau jadi presiden bu Tifa ini selalu mengkritis. Saya lihat juga di akun X tentang pak Jokowi mayoritas," kata Pitra.
Dia menilai dalam kasus ijazah ini sebenarnya Roy Suryo Cs yang lebih dulu memulai.
Bahkan Jokowi sampai dua kali digugat ke pengadilan, lalu dilaporkan ke Bareskrim Polri.
"Dalam kasus ini saya lihat yang memulai gong ini kan terlebih dulu mereka yang melaporkan. Mereka yang lebih dulu melakukan serangan secara hukum kepada pak Jokowi," katanya.
Namun kini ketika Jokowi melakukan serangan balik secara hukum, kata Pitra, Roy Suryo Cs justru merasa dikriminalisasi.
"Setelah pak Jokowi menggunakan hak hukumnya untuk counter attack mereka merasa dikriminalisasi. Jadi mereka merasa dizolimi," katanya.
Itu menurut Pitra sangat aneh.
"Jadi sangat aneh sekali ketika kasus yang mereka memulai. Apa yang kamu mulai, kau yang harus akhiri," tutup Pitra.
Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp :
Roy Suryo Cs Koar-koar Dibungkam Brutal Saat Luncurkan Buku, UGM Justru Merasa Hampir Tertipu |
![]() |
---|
Koar-koar Buku Roy Suryo Cs Bakal Diterbitkan di 25 Negara, Pengacara Jokowi Sebut Itu Cuma Alibi |
![]() |
---|
Detik-detik Listrik Dimatikan Saat Roy Suryo Cs Luncurkan Buku Jokowi's White Paper: Tangan Jahat ! |
![]() |
---|
Ngotot Lulusan Yamaguchi, Rismon Gagap Lawan Data Jokowi Mania : Bahasa Jepang Aja Gak Ngerti |
![]() |
---|
Usai Mangkir dari Panggilan Polda Karena Mau 17-an, Roy Cs Minta Silfester Nyerah: Gede Badan Aja |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.