Longsor Puncak Bogor

Saluran Air Tertutup Material Longsor, Rumah Warga di Puncak Bogor Masih Tergenang Banjir

Kawasan Puncak Bogor diterjang bencana alam hingga porak-poranda akibat hujan deras yang terjadi pada (5/7/2025).

Tayang:
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Naufal Fauzy
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
BANJIR DI BOGOR - Air menggenangi pemukiman warga di Kampung Rawasedek, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Senin (7/7/2025). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Kawasan Puncak Bogor diterjang bencana alam hingga porak-poranda akibat hujan deras yang terjadi pada (5/7/2025).

Salah satu wilayah yang terdampak yakni Kampung Rawasedek, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Di wilayah tersebut terjadi bencana tanah longsor yang menewaskan seorang santri bernama Muhammad Resa (22) akibat tertimbun.

Selain itu, tanah longsor juga mengakibatkan banjir di pemukiman warga karena saluran air tertutup oleh material longsor.

Dari pantauan TribunnewsBogor.com, sebagian rumah warga masih terendam banjir hingga siang hari ini, Senin (7/7/2025).

Akses jalan setapak di pemukiman padat penduduk dalam gang sempit tersebut pun masih tergenang bak saluran air.

Warga pun sibuk membersihkan area rumah dari lumpur sisa banjir serta mencuci dan menjemur perabotan yang terendam.

Kepala Desa Megamendung, Duduh Manduh mengungkapkan, setidaknya terdapat sekitar 30 rumah terdampak dalam bencana ini dengan 20 di antaranya terendam.

"Pada peristiwa itu longsor bukan hanya menimpa rumah dan menimbulkan korban, tapi juga menimpa saluran air yang ada di kampung ini. Akibatnya sungai atau selokan itu meluap ke permukiman yang ada di seputar kejadian," ujarnya, Senin (7/7/2025).

Duduh Manduh menambahkan, saat ini sedang dilakukan upaya pembersihan material longsor dari saluran yang tersumbat tersebut.

Upaya ini dilakukan secara swadaya dengan gotong-royong menggunakan alat seadanya karena alat berat tidak bisa masuk.

"Saat ini pasca longsor kira dari pemdes, pemcam, dibantu pemda sedang mengangkat material yang menutup aliran sungai, karena kalau tidak segera diangkat itu luapan air yang tertutup itu masih tetap menggenangi penduduk sekitar," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved