Debat Kubu Jokowi dan Prabowo, Arteria Dahlan Geram Esemka Disebut Jadi Kebijakan Strategi Nasional

Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Soewidia Henaldi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Debat jubir Jokowi-Ma'ruf Amin dan Juru Bicara Prabowo-Sandiaga Uno soal mobil Esemka

Sementara itu, Juru Bicara Muhammad Kholid menganggap bahwa Esemka bukan mobil nasional, melainkan mobil politik.

Pasalnya, pada tahun 2012 pada pilkada DKI Jakarta Jokowi juga sempat menghembuskan soal mobil Esemka.

"kalau menuurut saya ini bukan mobil nasional yah, tapi mobil politik.

2012 kita sudah menyaksikan ini pada pilgub DKI, luar biasa janjinya luar biasa tapi faktanya ga ada,
produksinya ga ada kan.

kedua 2014 juga ditawarkan," kata Kholid.

Ada sejumlah orang yang lantas bertanya soal tahun 2014 tersebut.

Delapan Unit Mobil Esemka Sudah Lulus Uji Tipe

Ditanya Soal Nasib Mobil Esemka di IIMS 2018, Begini kata Jokowi

Bupati Bilang Presiden Jokowi Akan Bangun Pabrik Mobil Esemka di Bogor

Kholid menjelaskan 2014 memang bukan terucap langsung dari Jokowi, melainkan peredaran isu soal mobil Esemka.

"terjadi isu seperti itu kan, terjadi isu akan adanya mobil Esemka dan sebagianya.

kalau ini mempunyai konsern political will ya lakukan dengan konsep yang matang

industrial dikonsep dengan sangat matang, kalau kita cek data dalam tepri ekonomi ada tahapan industrial otomotif ini kalau sudah sudah selesai impor semua tinggal ganti merek saja. kita lihat data bps terakhri impor terbesar adalah barang modal. ini sehingga otomatif jangan sampai kita merakit saja kemudian dikasih merek kemudian diklaim.

membuat mobil nasional jadi kebijakan strategi nasional," kata Kholid.

Belum selesai bicara, Arteria Dahlan lantas memotongnya.

Arteria Dahlan meminta Kholid menunjukkan data BPS tersebut.

"bicaranya gak faktula jangan asumsi, datanya medsos. mana saya lihat mana data anda ?

data kamu mana ? kita bicara pakai data.

fakta kamu jangan pakai prasangka.

saya mau buktiin kamu, kamu bicara di depan publik kok.

kamu mendalilkan kamu buktikan jangan lempar ke orang," kata Arteria Dahlan.

Berita Terkini