Munarman Ditangkap Densus

KRONOLOGI Penangkapan Munarman Oleh Densus 88, Tangan Langsung Diborgol: Saya Pakai Sendal Dulu

Penulis: Damanhuri
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Munarman usai menjalani pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2019) malam.

Kendati demikian, terkait tuduhan terorisme yang ditujukan kepada Munarman, Aziz menduga itu fitnah.

"Kalau tuduhannya terkait terorisme, menurut kami itu terlalu prematur dan kami menduga itu bentuk fitnah," kata Aziz, dikutip dari tayangan Kompas TV, Selasa (27/4/2021).

Aziz menilai, tuduhan yang dianggapnya prematur ini berdasarkan rekam jejak dari Munarman sendiri.

Menurut Aziz, Munarman selama ini belum pernah terkena masalah, terlebih mengenai terorisme.

"Karena dari pembuktian dia belum pernah dipanggil dalam permasalahan apapun," kata Aziz.

Mengenai isu keterlibatan Munarman saat baiat ISIS di Makassar dan UIN Jakarta, Aziz menyebut persoalan tersebut telah berkali-kali diklarifikasi oleh Munarman sendiri.

Aziz menekankan, kala itu, Munarman justru melakukan ceramah agar masyarakat tidak mudah terjebak isu radikalisme yang menjurus untuk melakukan teror.

"Yang jelas beliau sudah klarifikasi beberapa kali kalau terkait baiat itu beliau hanya memberikan ceramah."

"Justru yang isinya ceramah itu (supaya) tidak mudah terjebak dalam upaya-upaya yang memancing untuk melakukan teror," tegas Aziz.

Bekas Markas FPI Digeledah

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama tim Gegana saat ini masih melakukan penggeledahan di bekas markas FPI di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, Selasa (27/4/2021).

Dalam penggeledahan sementara, pihak kepolisian menemukan empat kaleng bubuk putih mencurigakan terdapat di dalam bangunan tersebut.

Densus 88 Antiteror Polri menangkap eks Sekretaris Umum FPI Munarman. (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)

Menanggapi penemuan itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, saat ini pihaknya tengah mendalami temuan empat kaleng bubuk putih mencurigakan tersebut.

"Densus menemukan bubuk beberapa kaleng, kita panggil beberapa tim jibom (jinak bom) Gegana. Sekarang sedang diteliti empat kaleng bubuk putih mencurigakan," katanya kepada awak media di lokasi, Selasa (27/4/2021).

Kendati begitu, Kapolres Hengki belum membeberkan secara rinci temuan empat kaleng bubuk putih mencurigakan itu.

Karena kata dia, pihaknya dalam hal ini Polres Metro Jakarta Pusat hanya membantu pengamanan proses pelaksanaan penggeledahan yang dilakukan tim Gegana bersama tim Densus 88.

"Kami (hanya) backup pengamanan pelaksanaan penggeledahan," imbuhnya.

(TribunnewsBogor.com/Tribunnews.com)