Bangun Tengah Malam Suami Pergoki Istri Tidur dengan Pria Lain, Awalnya Dengar Suara Kasur Goyang

Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Vivi Febrianti
Ilustrasi Digerebek

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tidur MArtinus Nomleni (28) terbangun tengah malam setelah mendengar suara dari kamar istrinya.

Martinus mendengar suara seperti ada yang memukul tembok.

Setelah ditilik, Martinus juga mendengar suara tempat tidur bergoyang.

Suara tersebut berasal dari kamar tempat istrinya tidur.

Kejadian ini terjadi di Dusun Ndau, Desa Tualima, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada dini hari tadi, Kamis (10/6/2021).

Kasubag Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo menerangkan, Martinus Nomleni (28) merupakan warga Dusun Toiu Selatan, Desa Saindule, Kecamatan Rote Barat Laut.

Martinus nekat menghabisi nyawa Tensi (31).

"Korban (Tensi) tewas dibunuh, saat kepergok tidur bersama istri pelaku (Martinus) di dalam kamar rumah pelaku " kata Aiptu Anam Nurcahyo seperti dikutip dari Kompas.com.

Martinus awalnya tidur di kamar depan rumahnya.

Saat sedang tidur nyeyak, Martinus terbangun karena mendengar suara seperti memukul tembok.

"Pelaku juga mendengar suara tempat tidur yang bergoyang yang berasal dari kamar tidur istrinya," kata Anam.

Martinus sempat kesulitan masuk karena pintu kamar yang dikunci.

Pintu tersebut lantas didobrak oleh Martinus Nomleni.

Betapa terkejutnya, ia mendapati seorang pria tak bercelana sedang menindih istrinya.

Pria berusia 31 tahun itu lantas dibuat tak bernyawa oleh Martinus.

Tak banyak bicara, Martinus langsung mengambil parang lalu membacok korban.

Martinus menghempaskan senjata tajam tersebut di bagian perut dan paha kanan korban.

Tak kabur, setelah membunuh korban Martinus justru menyerahkan diri ke Mapolres Rote Ndao.

Ilustrasi Mayat (Tribunnews/ilustrasi)

Mendapati laporan itu, anggota piket Polres Rote Ndao dan Polsek Rote Barat Laut yang dipimpin oleh KBO Satuan Reskrim Aiptu Stefanus Palaka, mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Ba'a untuk divisum.

"Pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Rote Ndao untuk proses hukum selanjutnya," kata Anam.

Kasus Lain

Seorang suami di Sumedang, Jawa Barat menjadi korban penghianatan yang dilakukan oleh sahabat dan juga istrinya.

Lelaki berinisial G (27) tak menyangka bakal dihianati oleh sahabatnya sendiri yakni pria berinisial D (28).

Kejadian Minggu (30/5/2021) siang membuat hati G hancur.

Pasalnya, sang sahabat tega berselingkuh dengan istir G yakni wanita berinisial RS (25).

Tak hanya itu, keduanya bahkan sampai melakukan hubungan badan di dalam kamar kos.

Peristiwa ini terjadi di Dusun Cikuda, RT 3/8, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kasi Kesra Desa Hegarmanah, Irwan Firmansyah, mengatakan, kejadian tersebut diketahui saat G tengah membersihkan kosan tersebut pada pukul 11.00 WIB.

Saat itu, G memergoki istrinya sedang berada di dalam kamar bersama sahabatnya sendiri yakni D.

Ia mengatakan, sebelum perselingkuhan ini diketahui, G memang pernah ada kecurigaan bahwa istrinya selingkuh dengan pria berinisial D itu.

"Pernah ada laporan (perselingkuhan) dari kakeknya yang pernah kerja di sana (kosan), cuma sekarang sudah di PHK," ucapnya.

Saat itu, G tak lantas langsung percaya.

Sebab, ia belum melihat langsung dengan mata kepalanya sendiri.

"Dia belum melihat sendiri, baru kabar burung. Informasi itu baru katanya-katanya," ujar Irwan.

Namun, G bak disambar petir saat mengetahui jika yang selama ini di dengarnya tenyata benar.

Terlebih, ia memergoki langsung istrinya sedang bersama sahabatnya di dalam kamar kos.

Saat itu, G berteriak bahwa sudah terjadi perbuatan mesum, hingga akhirnya warga setempat pun langsung keluar.

"Suaminya teriak-teriak ke warga, mungkin suaminya emosi tapi tidak berani eksekusi sendiri karena itu (D) teman dekatnya (suami) perempuan itu," ujar Irwan yang saat itu berada di lokasi kejadian.

Irwan Firmansyah, mengatakan, pria berinisial D tersebut sempat dihakimi warga saat pihaknya akan membawa atau mengamankan pria itu ke Mapolsek Jatinangor.

"Tadi pas mau diamankan karena situasi sudah mulai panas, warga dari belakang terus mendekat dan ternyata ada dua sampai tiga orang yang memukul," ujarnya saat ditemui di Mapolsek Jatinangor.