Kakek Penjual Arum Manis di Bogor Jadi Korban Penodongan, Polisi Bentuk Tim Gabungan Buru Pelaku

Seorang penjual arum manis di Jalan Salak Mang Epen menjadi korban penodongan pada Kamis (10/6/2021) kemarin.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Aksi penodongan oleh orang tak dikenal (OTK) kepada penjual arum manis atau rambut nenek di Jalan Salak menyita perhatian banyak orang.

Mendapati informasi yang beredar di media sosial tentang aksi kejahatan yang terjadi, Polresta Bogor Kota melalui Polsek Bogor Tengah dan Satreskrim Polresta Bogor Kota langsung jemput bola.

Polisi melakukan penyekidikan lebih mendalam.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Erwanto menjelaskan, saat ini informasi tersebut ditangani oleh tim gabungan.

"Iya kami sudah membentuk tim jadi sudah gabungan antara Polresta dan Polsek kita terus melakukan penyelidikan secara intensif," katanya Senin (14/6/2021).

Ia pun menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan perburuan dan pencarian terhadap pelaku.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto buka suara soal penjual arum manis korban penodongan. (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Handphone (HP) dan Uang  Rp 200ribu dibawa kabur

Seorang bapak penjual arumanis di Jalan Salak Mang Epen  atau Efendi (59) menjadi korban penodongan pada Kamis (10/6/2021) kemarin.

Peristiwa tersebut viral setelah seorang netizen memposting peristiwa yang dialami Mang Epen  di akun instagram pribadinya.

Halaman
123