Cerita Pelanggar PPKM Darurat, Tukang Bubur Didenda Rp 5 Juta hingga Tukang Cukur Membela Diri

Sidang Pelanggaran PPKM Darurat

Hukuman tersebut berdasarkan Perda Pemprov Jabar nomor 5 tahun 2021 tentang ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan, meminta warga kota mematuhi aturan dalam PPKM darurat.

"Yang melanggar ternyata didenda cukup tinggi. Ini harus menjadi perhatian warga kota. Patuhilah aturan PPKM darurat," ujar Doni.

Pemilik Salon Kena Denda

Pemilik salon kecantikan di Bunderan Suci Kabupaten Garut divonis bersalah karena melanggar peraturan di masa PPKM Darurat.

Salon kecantikan itu ketahuan beroperasi saat berlaku PPKM Darurat yang mengharuskan usahanya berhenti sementara. Pemilik salon, seorang perempuan, berinisial W (45), langsung diadili di sidang di tempat dalam perkara tindak pidana ringan dengan menghadirkan hakim dari Pengadilan Negeri Garut.

"Salon klinik kecantikan itu melanggar jam buka pada area penyekatan, dendanya Rp.3 juta," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Sugeng Hariadi, Selasa (6/7/2021).

Ia menjelaskan klinik kecantikan tersebut mengelabui Satgas Covid-19 dengan menutup gerbang tempat usaha tetapi masih melayani konsumen.

"Dia masih buka dan melayani walau pun di depannya sudah tutup, kita dikelabui dengan cara close," kata Sugeng Hariadi.

Dari persidangan tersebut menurut Kepala Kejari Garut, terdakwa mengakui telah melakukan kesalahan dan lebih memilih membayar denda ketimbang hukuman kurungan.

Halaman
1234