Kehamilan Wanita yang Dipukul Satpol PP Dipertanyakan, Suami Korban Yakin : Saya yang Rumah Tangga

Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ivan merasa difitnah oleh Mardani, Satpol PP Gowa yang pukul wanita hamil saat razia PPKM Darurat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kehamilan korban pemukulan oknum Satpol PP Gowa kembali ramai diperbincangkan.

Itu setelah ada akademisi di Makassar yang mendesak Polisi untuk turut memproses pengakuan korban yang mengaku hamil.

Akademisi tersebut bahkan berpendapat bila kehamilan korban pemukulan itu tak terbukti maka bisa menjadi keterangan palsu.

Bahkan menurutnya bisa sampai dikenakan Undang-Undang ITE.

Kasus pemukulan pasangan suami istri pemilik warkop oleh oknum Satpol PP Gowa memang menyita perhatian publik.

Selain karena tindak kekerasan terhadap wanita, publik juga bersimpati karena korban mengaku sedang hamil tua.

"Pelan-pelan pak, orang lagi hamil pak, santai pak," kata Ivan, suami Riyana ke Satpol PP Gowa Mardani Hamdan.

Kasus ini sebenarnya sudah beberapa hari tak tersiar lagi.

Mardani Hamdan juga sudah mendekam di tahanan imbas dari perbuatan kasarnya terhadap Ivan dan Riyana.

Namun hari ini, Kamis (22/7/2021) muncul berita dari sebuah media online tentang Riyana.

Halaman
1234