Terdampak Pandemi Covid-19, Padjajaran Fans Store Maksimalkan Pemasaran Lewat Sosial Media

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Suasana di dalam outlet Padjajaran Fans Store

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Toko merchandise bernama Padjajaran Fans Store, mengalami penurunan omzet selama pemberlakuan PPKM Level 4, Kamis (29/7/2021).

Pemilik outlet Padjajaran Fans Store, Muhammad Faruq As Syara mengatakan, dampak akibat pandemi Covid-19 membuat jumlah orderan kaos di tempatnya menurun.

"Cukup terasa dampaknya selama pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM, hingga saat ini omzet penjualan turun 50 persen," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.

Lebih lanjut, Faruq menjelaskan bahwa sebelum pandemi Covid-19, per harinya outlet yang menyediakan beragam atribut Persikabo Bogor selalu ramai.

"Biasanya perhari selalu ada sekitar 5 sampe 10 artikel kaos terjual, tapi sekarang tidak sampai seperti itu," jelasnya.

Pemilik outlet Padjajaran Fans Store, Muhammad Faruq As Syara (istimewa)

Kendati demikian, Faruq mengaku memiliki cara tersendiri bertahan menghadapi situasi dan kondisi yang saat ini kurang bersahabat akibat virus corona.

"Saya mengadakan disetiap penjualan kaos ada gratis ongos kirim ke wilayah Jabodetabek, dan juga melakukan iklan disemua media sosial, itu cara saya agar ada customer yang tetap melakukan pemesanan," ungkapnya.

Faruq pun berharap agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan aktifitas sepak bola Tanah Air dapat segera kembali bergulir.

"Yang saya harapkan saat ini adalah usaha saya tetap berjalan terus dan pademi ini cepet selesai, sepak bola dapat kembali bergulir, karena jika kedua hal tersebut normal maka bisnis akan kembali normal," tandasnya.