Teror Virus Corona

Tertinggi di DKI 12.908 Warga Jakarta Timur Terpapar Covid-19

Editor: Soewidia Henaldi
Ilustrasi- Bus sekolah yang membawa pasien Covid-19 ke tempat isolasi Rusun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (21/6/2021).

TRIBUNEWSBOGOR.COM-- Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengevakuasi sebanyak 36.385 pasien terkonfirmasi Covid-19 sejak Maret 2020 hingga Juli 2021.

Kepala UPAS Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ali Murthado mengatakan dari jumlah tersebut evakuasi pasien ke RS rujukan dan tempat isolasi paling banyak dilakukan di Jakarta Timur.

"Jumlah evakuasi di Jakarta Timur sebanyak 12.908, Jakarta Selatan sebanyak 10.214, Jakarta Utara sebanyak 5.885 warga," kata Ali saat dikonfirmasi di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor Menurun 50 Persen, Ade Yasin : IGD Gak Rame Lagi

Baca juga: Target Tertinggi se-Jabar, Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor Terkendala Ini

Kemudian Jakarta Pusat 4.785 warga, Jakarta Barat 2.369, dan Kepulauan Seribu sebanyak 19 warga, seluruhnya dievakuasi UPAS Dishub DKI berdasar permintaan pihak Puskesmas Kecamatan.

Jajaran UPAS Dishub DKI Jakarta dilibatkan dalam proses evakuasi karena dalam satu kali perjalanan armadanya mampu mengangkut belasan warga, beda dengan ambulans yang hanya beberapa.

"Untuk akumulasi evakuasi per Kecamatan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur jadi Kecamatan dengan jumlah evakuasi paling tinggi se-DKI. Sebanyak 4.293 warga dievakuasi," ujarnya.

Baca juga: Bantu Penanganan Pemakaman Jenazah Covid-19 di Kota Bogor, Kementerian PUPR Kerahkan Eskavator

Baca juga: Penjelasan Dokter Tirta soal Perbedaan Influenza dengan Covid-19, Waspada Gejala Hari ke-4 dan Ke-7

Ali menuturkan Kecamatan Koja, Jakarta Utara jadi wilayah dengan evakuasi nomor dua paling tinggi se-DKI dengan jumlah 2.704, sementara Pasar Minggu Jakarta Selatan sebanyak 2.702.

Guna melayani proses evakuasi warga terkonfirmasi Covid-19 ini UPAS Dishub DKI Jakarta mengerahkan 42 armada khusus yang sudah dimodifikasi untuk evakuasi dengan melibatkan 90 awak.

"Untuk bulan Juni 2021 sempat ada lonjakan evakuasi pasien. Selama bulan Juni 2021 kita evakuasi 6.893 pasien. Tapi di bulan Juli 2021 sudah turun, data sementara bulan Juli kita evakuasi 4.528 pasien," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Tertinggi se-DKI, 12.908 Warga Jakarta Timur Dievakuasi karena Covid-19,