Petaka Cinta Segitiga Janda Pedagang Nasi di Bogor, Sopir Angkot Sakit Hati Setelah 4 Tahun Pacaran

Penulis: Damanhuri
Editor: Vivi Febrianti
Penjual nasi di Bogor dibunuh sopir angkot karena cemburu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR -- Pembunuhan yang menimpa seorang janda pedagang nasi di Bogor diduga dilatarbelakangi masalah asmara.

Korban pun tewas mengenaskan setelah dibunuh oleh sang sopir angkot bernama Saepul (57) yang tak lain kekasihnya sendiri.

Pria yang berstatus duda ini rupanya sudah lama mengenal dengan korban NH yang kesehariannya membuka warung nasi di Jalan KH Abdulah bin Nuh, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Akhirnya, keduanya menjalin hubungan asmara alias berpacara.

Korban dan pelaku pun sudah sekitar 4 tahun menjalin hubungan tersebut.

Bahkan, pelaku sempat mengajak korban untuk menikah.

Baca juga: Bunuh Janda Penjual Nasi di Bogor, Anak Gadis Korban Ikut Dibuat Tak Berdaya, Ini Pengakuan Pelaku

Namun, percikan api muncul ketika pelaku mengetahui jika sang janda penjual nasi ini menjalin hubungan dengan orang lain.

Kisah cinta segitiga antara sang janda dengan sopir angkot pun berujung petaka.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Erwanto mengatakan, pelaku dengan korban sudah saling mengenal satu sama lain dan telah menjalin hubungan selama empat tahun.

Dhoni mengungkapkan, pelaku kemudian sakit hati dan cemburu setelah mengetahui korban telah menjalin hubungan dengan pria lain.

Halaman
1234