Sebelum Ditemukan Tewas, Amalia Masih Mengirim Chat Pribadi, Terungkap Pesan Terakhir Korban

Penulis: Uyun
Editor: Soewidia Henaldi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

chat terakhir Amalia bikin pacar syok, sebelum korban tewas terbunuh

Tak hanya itu, semua foto-foto di laman Instagram Amalia pun dihapuss.

Rupanya, sosok yang menghapus foto-foto Amalia di Instagram itu adalah pacar korban sendiri, Dicky.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari akun Youtube TVOne, pacar korban mengaku dirinya bisa login ke akun Instagram Amalia, begitu pun sebaliknya.

seolah firasat, chat terakhir Amalia bikin pacar syok, sebelum korban tewas terbunuh (kolase Youtube tvonenews/instagram)

"Jadi akun almarhumah itu kebetulan saling tukar. Jadi akun almarhumah itu bisa login di HP saya, sebaliknya akun saya juga login di HP alamrhumah," ucap Dicky.

Namun, disebutkan Dicky, foto-foto Amalia tidaklah ia hapus, melainkan hanya diarsipkan saja.

"Jadi sebelumnya, jadi Instagram tuh, hanya di privasi saja. Dan foto-foto yang ada di Instagram itu tuh gak saya hapus, cuma diarsipkan saja," tambah pacar korban.

Soal pacar korban yang sengaja menghapus foto-foto di akun Instagram Amalia itu pun dibenarkan oleh tante korban. Lilis Sulastri (56).

Menurut Tuti, pacar Amalia sempat meminta izin kepada keluarganya untuk menghapus postingan media sosial terakhir dari Amalia.

"Pacarnya juga bilang katanya demi kebaikan biar enggak terlalu tersebar jadi di hapus sama pacarnya Amalia itu," ucap Lilis.

Baca juga: Kronologi Pengendara Sepeda Onthel Tewas Ditabrak Sedan Merah, Pelaku Melarikan Diri

Amalia Dibunuh 5 Jam Setelah Ibunya Tuti Dihabisi

Berdasarkan hasil penyelidikan, ditemukan fakta, korban Tuti (55) dihabisi lebih dulu, setelah itu 5 jam kemudian anaknya, Amalia Mustika Ratu (23).

Kasatreskrim Polres Subang AKP M Zulkarnaen mengatakan, dari hasil autopsi diketahui ada perbedaan waktu 5 jam kematian kedua korban.

Diduga kuat, korban Tuti dibunuh lebih dulu.

Setelah itu, 5 jam kemudian, pembunuhan dilakukan terhadap anaknya, Amalia.

Ibu dan anak yang tewas di bagasi mobil diduga dibunuh, korban sempat melawan (kolase ist/TribunJabar)

"Ibunya (dibunuh) duluan. Sedangkan Amelia meninggal sekitar pukul 05.00 WIB. Jadi ibunya lima jam sebelumnya. Ada perbedaan waktu lima jam," kata Kasatreskrim Polres Subang saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (20/8/2021). 

Sementara itu, Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan, perbedaan waktu tersebut diketahui dari kondisi mayat ibunya.

Kondisi kaku mayat kedua korban berbeda. 

Amalia Sempat Melawan saat Hendak Dibunuh

Pada saat melakukan olah TKP, polisi menemukan papan penggilasan yang sudah berlumuran darah di dekat mayat korban.

Polisi menyebut korban meninggal dunia diduga akibat dipukul menggunakan papan penggilasan untuk mencuci baju.

"Tadi juga kami menemukan barang bukti alat papan penggilasan untuk mencuci baju jenis kayu," ucap AKBP Sumarni.

"Sepertinya pada saat korban dipukul korban yang bernama Tuti sedang tidur, karena tidak ada tanda perlawanan dari korban karena tidak ada tanda-tanda kekerasan," ujar Kapolres.

Ibu dan anak yang tewas di bagasi mobil diduga dibunuh, korban sempat melawan (kolase ist/TribunJabar)

Sementara Amel diduga sempat memberikan perlawanan kepada pelaku.

Hal itu karena adanya bekas luka pukulan di kepala korban.

"Kemudian anak korban sepertinya ada perlawanan karena ada bekas pukulan," kata AKBP Sumarni.

Meski begitu, polisi hingga kini masih memburu pelaku pembunuhan mayat istri dan anak tersebut. (*)

(TribunBogor/TribunJabar)