Niat Tolong Tetangga, Guru di Cianjur Alami Luka Bacok Saat Lawan Perampok

Editor: Ardhi Sanjaya
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi perampokan

"Saya sering kehilangan ayam, sudah 7 kali dan karena penasaran saya kemarin mengintip sekitar pukul 02.00 WIB, kebetulan ingin kencing juga. Pas dilihat ada 2 orang lagi masukin ayam saya ke dalam karung," katanya.

Wawan kemudian berteriak agar para tetangga berdatangan untuk menangkap maling yang tengah membawa karung berisi ayam-ayam miliknya.

"Kemudian saya teriak maling, karena takut banyak yang berdatangan maling itu mengayunkan sebilah golok dan hampir kena, namun saya menghindar hingga golok tersebut menancap di pintu rumah saya," katanya.

Khawatir maling tersebut masuk rumah, wawan kemudian mengunci rumah dan mengikuti maling hingga menaiki atap rumah

"Saya suruh istri saya mengunci pintu, kemudian maling tersebut memanjat tembok di belakang rumah saya, saya ikutin dengan naik ke atap rumah," ujarnya.

Sambil menunjukkan gestur menantang salah satu maling itu mengibas-ngibaskan sebilah golok untuk menakuti Wawan.

"Saya kira mau pergi tetapi maling tersebut malah menantang saya sambil mengayunkan golok," katanya.

Wawan mengatakan, saat kejadian tersebut solahudin datang menggunakan jalan belakang yang langsung tembus ke kandang ayam miliknya.

"Datangnya lewat belakang rumah saya dekat sawah dan berhadapan dengan maling. Di situ solahudin dibacok berkali-kali di sebelah pelipis wajah, tangan dan punggung," katanya.

Pelaku memakai topeng dan memiliki ciri-ciri yang berbeda.

Halaman
123