Taman Wihelmina Park Stasion Buitenzorg, Dulu Tempat Istirahat Pelancong Kini Jadi Alun-alun Bogor

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dokumentasi kondisi area eks Taman Topi Bogor yang saat inu sedang dalam proses pembangunan Alun-alun Kota Bogor.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kota Bogor merupakan kota yang kaya akan bangunan dan tempat-tempat bersejarah.

Satu diantaranya adalah wilayah sekitar Jalan Kapten Muslihat hingga Jalan Dewi Sartika sampai Jalan Nyi Raja Permas dan MA Salmun.

Peneliti mengatakan dilihat dari peta kuno atau keberadaan saluran air yang ada, dulu kawasan yang akan menjadi Alun-alun Kota Bogor hingga Depo Stasiun Bogor awalnya memiliki satu kesatuan terintegrasi.

Kepala Balai Arkeologi Jawa Barat Deni Sutrisna mengatakan bahwa eks Taman Topi yang akan dibangun Alun-alun Kota Bogor ini dahulunya adalah Taman Wihelmina Park Stasion Buitenzorg.

"Jadi dalam catatan sejarah ini menjadi tempat peritirahatan para pelancong atau orang eropa yang datang untuk berkunjung ke Kota Bogor," ujarnya.

Dengan ditemukannya gorong gorong atau saluran yang diduga zaman Belanda ini Deni berharap temuan ini bisa dilestarikan dan dijaga.

Karena seperti diktehui keberadaan area taman Wihelmina Park Stasion Buitenzorg yang kini menjadi alun alun menjadi satu kesatuan dengan saluran air yang membentang dari taman ke arah Depo Stasiun Bogor.

"Jadi harapannya kedepan kalau nanti ada pembangunan taman yang satu kesatuan dengan stasiun kereta harapan kami yang sudah ditemukan (saluran air zaman Belanda) itu bisa dipertahankan sebagai bagian dari objek destinasi wisata sejarah," ujarnya.

Sekedar informasi Taman Wihelmina yang berada dekat bangunan Stasiun Bogor 1881 ini memiliki hubungan erat drngan aktivnya operasiona kereta dari Buitenzorg (Bogor) menuju Batavia (Jakarta) pada 1882.

Halaman
123