Kabar Artis

Dinonaktifkan Karena Bantu Rachel Vennya Kabur dari Karantina, Oknum TNI Tak Dapat Imbalan Apa-apa

Editor: khairunnisa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Terancam Dipenjara Gara-gara Kabur saat Karantina, Rachel Vennya Akhirnya Buka Suara

Karena itu, kasus Rachel Vennya ini akan dilimpahkan ke pihak kepolisian.

“Untuk Rachel karena ranah sipil, mungkin dari Pangdam Jaya juga sudah sampaikan, masalah ini akan dilimpahkan ke pihak kepolisian,” tandasnya.

Turut berdukacita atas kejadian yang menimpa masyarakat di NTT, Rachel Vennya akhirnya menggalang donasi untuk para korban. (Instagram @rachel_venya)

Diketahui, Rachel hanya menjalani masa karantina tiga hari dari yang seharusnya delapan hari usai melakukan perjalanan ke Amerika Serikat (AS).

Menurut aturan yang berlaku saat kedatangan Rachel, yakni Surat Edaran Satgas Nomor 18 Tahun 2021, setiap orang yang tiba dari luar negeri, diwajibkan karantina selama 8x24 jam.

Namun, menurut aturan yang terbaru, Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), masa karantina diperpendek menjadi 5x24 jam.

"Pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT-PCR bagi pelaku perjalanan internasional dan diwajibkan menjalani karantina selama 5x 24 jam," bunyi SE Nomor 20 Tahun 2021 poin F (Protokol).

Aturan tersebut mulai berlaku sejak 14 Oktober 2021.

Baca juga: Oknum TNI yang Bantu Rachel Vennya Kabur Tak Dapat Imbalan, Motifnya Apa?

Menteri Kesehatan Turut Bersuara

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, turut menanggapi kasus Rachel Vennya kabur dari karantina.

Ia menyatakan seharusnya Rachel saat ini kembali menjalani masa karantina dan dihukum.

Menteri Kesehatan baru Budi Gunadi Sadikin (DOK BNPB)
Halaman
1234