Selama Oktober 2021 Bencana di Kabupaten Bogor Capai 50 Titik Imbas Cuaca Buruk

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala BPBD Kabupaten Bogor Yani Hassan di Cibinong, Senin (25/10/2021).

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bencana alam di Kabupaten Bogor imbas cuaca buruk selama Oktober 2021 mencapai 50 titik bencana.

"Sekitar 50-an (titik bencana), sekitar 50-an sampai 60-an. Gak sampai 100," kata Kepala BPBD Kabupaten Bogor Yani Hassan kepada TribunnewsBogor.com, Senin (25/10/2021) sore.

Namun, kata dia, bencana alam yang terjadi di belakangan ini rata-rata termasuk berdampak skala kecil.

Didominasi bencana alam berupa angin kencang yang merusak bangunan warga.

"Kecil-kecil, minor ya. (Didominasi) Kamarin angin, angin kencang. Skalanya kecil, skala kerusakannya," kata Yani.

Menghadapi musim penghujan ini, Yani mengaku menyiagakan tim reaksi cepat (TRC) sebanyak tiga regu dengan 105 personel yang memantau selama 24 jam.

Seperti pemantauan banjir melalui delapan titik CCTV yang tersebar ke berbagai titik.

Sebelumnya diberitakan, Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dramaga Bogor menyebut bahwa cuaca buruk yang melanda wilayah Bogor adalah pertanda sudah masuk awal musim penghujan.

Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Dramaga, Hadi Saputra mengatakan bahwa awal musim hujan ini masuk pada Oktober 2021 ini.

"Sekarang kan sudah masuk ke awal musim hujan, jadi potensi cuaca ekstrem cukup tinggi memang," kata Hadi Saputra.

Dalam cuaca ekstrem ini berpotensi terjadinya hujan lebat, angin kencang, petir bahkan hujan es.

"Kejadian ini mungkin terjadi di bulan Oktober - November," kata Hadi.

Kondisi cuaca ekstrem ini juga diprediksi bakal kembali terjadi nanti pada akhir musim hujan pada April - Mei 2021 mendatang.

"Jadi awal musim hujan sama di akhir musim hujan itu kondisi cuaca ekstrem berpotensi terjadi. Karena pergantian musim, anginnya itu tidak tentu. Makanya bisa angin kencang, hujan sangat lebat, bisa juga hujan es dan petir," ungkap Hadi.