Teguran Keras Jokowi soal Sowan ke Ormas, YLBHI Minta Presiden Introspeksi: Dia yang Mencontohkan

Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Soewidia Henaldi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden RI, Joko Widodo. (MPR RI)

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Menanggapi teguran keras Presiden Joko Widodo kepada personel kepolisian yang seringkali berkunjung atau sowan ke tokoh organisasi masyarakat (ormas), Ketua YLBHI Bidang Advokasi, Muhamad Isnur meminta Jokowi introspeksi diri.

Menurutnya, Jokowi juga seharusnya bisa memberikan contoh langsung kepada bawahannya.

"Kalau soal ormas, itu Pak Jokowi juga harus introspeksi diri, dia sendiri kan yang mencontohkan kemudian jadi anggota ormas tertentu, bahkan menggunakan baju dan bersama juga wapres," kata Muhamad Isnur dilansir dari Kompas TV, Sabtu (4/12/2021).

"Itu juga harusnya Pak Presiden memberikan contoh agar dia tidak terlihat dan berpihak dengan kemudian menggunakan atribut ormas," tambahnya.

Meski begitu, ia menegaskan kalau teguran yang dilakukan oleh Jokowi itu sudah tepat.

"Teguran itu sudah benar, jangan sampai kemudian kepolisian menjadi 'seolah-olah seperti pembina ormas tertentu'," katanya.

Sebab, lanjut dia, kepolisian sudah seharusnya bersikap netral.

"Semuatidak memihak, dan kalau ada pelanggaran apapun, oleh ormas manapun, ya diproses pidananya," ujarnya.

Jangan sampai, misalnya ormas yang A ditindak sementara ormas yang lain tidak.

"Kalau kemudian enggak tegas polisi, akhirnya apa? Konflik kekerasan semakin terjadi di mana-mana, apalagi kalau kemudian terlihat memihak, sowan, foto mesra, terlihat aktif bersama. Harusnya kepolisian sesuai tupoksinya saja, sesuai dengan undang-undang saja," tandasnya.

Baca juga: Jokowi Heran Lihat Kapolda dan Kapolres Malah Sowan ke Ormas Tukang Ribut : Jangan Gadai Kewibawaan

Baca juga: Jokowi : Ada Kapolda-Kapolres Baru Datang ke Sesepuh Ormas yang Sering Buat Keributan

Halaman
1234