Semakin Jelas, Bayi yang Dibuang di Cibogor Kota Bogor Bakal Diambil Provinsi

Penulis: Rahmat Hidayat
Editor: Vivi Febrianti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bayi perempuan yang dibuang di Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, yang saat ini akan diambil Provinsi Jawa Barat.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Nasib bayi perempuan yang di buang di Jalan Abesin Tanah RT 001 RW 004, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, sudah semakin jelas.

Bayi yang kini dirawat oleh Ketua RW setempat, sebentar lagi akan dibawa oleh Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Fahrudin mengatakan, administrasi bayi yang dibuang itu sudah lengkap.

"Secara administrasi sudah lengkap. Perkembangan bayi yang dibuang sedang dipersiapkan kalau tidak besok atau lusa segera diserahkan ke negara dalam hal ini tingkat provinsi," kata Fahrudin kepada TribunnewsBogor.com, Senin (3/10/2022).

Fahrudin menjelaskan, Provinsi yang akan mengambil bayi perempuan ini nantinya menentukan siapa yang akan merawat bayi ini.

"Nanti provinsi yang akan mengatur semuanya. Nanti diserahkan ke provinsi dulu selanjutnya dari sana yang akan menentukan dibawa bayi ini berada, akan tinggal di panti atau diserahkan kembali kepada yang merawat saat ini," jelasnya.

"Nanti akan ada proses juga yang harus dilalui jika memang akan diserahkan kembali kepada keluarga yang merawat saat ini," imbuhnya.

Dinsos Kota Bogor pun memastikan, bahwa sebelum dibawa oleh Provinsi Jawa Barat, bayi perempuan ini dalam kondisi yang baik dan sehat.

Sebab, selama dirawat oleh Ketua RW setempat, bayi perempuan ini terus dilakukan monitoring oleh Dinsos Kota Bogor.

"Alhamdulillah kondisinya sehat, sehat seperti bayi pada umumnya. Keluarga yang merawat juga memang merawatnya dengan penuh kasih sayang," tambahnya.

Ketika disinggung apakah bayi ini masih dirawat oleh ketua RW setempat, Fahrudin masih belum bisa berspekulasi.

"Nanti kewenangan penuh ada di provinsi seperti apa kedepannya," tandasnya (*).