Tersangka Ayah Sejuta Anak Ngaku Tak Bersalah, Kasat Reskrim Singgung Soal Fakta dan Alat Bukti

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mengenal sosok ayah sejuta anak yang menampung wanita hamil tanpa suami

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Beredar opini pengakuan dari pelaku penjual bayi 'ayah sejuta anak' Tersangka SH yang mengaku bahwa dirinya tidaklah bersalah meski sudah menjadi tersangka atas kasus tersebut.

Adanya opini dari pihak pelaku dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini membuat Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Siswo DC Tarigan angkat bicara.

Siswo menjelaskan bahwa opini yang beredar tersebut tidaklah benar.

"Dari penyidikan terhadap tersangka SH ini dirinya mengakui perbuatannya salah, yang mana tindakan pelaku ini tidak dibenarkan karena hal tersebut merupakan perbuatan melanggar hukum," kata AKP Siswo DC Tarigan dalam keterangannya, Rabu (5/10/2022) malam.

Praktik adopsi ilegal, pengangkatan anak tanpa adanya assessment dari dinas sosial dan tanpa penetapan pengadilan, kata dia, telah melanggar Peraturan Pemerintah No. 54 Tahun 2007.

Ditambah lagi, kata dia, sebelum pengangkatan anak, tersangka ini mematok harga sebesar Rp15 Juta untuk orang tua yang ingin mengadopsi dengan alasan sebagai pengganti biaya persalinan namun faktanya biaya persalinan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS.

"Jadi kami pastikan opini yang berkembang ini tidaklah benar. Dalam penanganan kasus ini kami bekerja secara objektif berdasarkan fakta-fakta perbuatan dan alat bukti," kata AKP Siswo DC Tarigan.

Penetapan Tersangka SH ini pun dalam penyidikan yang dilakukan, kata Siswo, sudah memenuhi unsur yang terdapat pada Pasal 83 Jo 76F UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 2 UU No. 21 Tahun 2007 tentang TPPO.