Kasus Rudapaksa Pegawai Kemenkop UKM Dibuka Kembali, Penyidik Polresta Bogor Kota Ikut Diperiksa

Penulis: Rahmat Hidayat
Editor: Yudistira Wanne
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Waka Polresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan saat disambangi di Mako Polresta Bogor Kota, Senin (5/12/2022).

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Polresta Bogor Kota memastikan proses penyelidikan kasus pemerkosaan terhadap pegawai Kementerian Koperasi dan Usaha KecilĀ  Menengah (Kemenkop UKM) bakal dibuka kembali.

Hal itu dilakukan seiring Polresta Bogor Kota sudah melakukan gelar perkara kembali di Polda Jawa Barat (Jabar) pada kemarin, Rabu (30/11/2022).

"Perkara itu akan dibuka kembali karena dalam proses penyelesaiannya disitu ditemukan ada hak yang tidak sesuai dengan aturan," kata Waka Polresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan saat ditanya perihal perkembangan kasus Kemnkop UKM, Senin (5/12/2022).

Polresta Bogor Kota masih menunggu risalah hasil gelar perkara dari Polda Jawa Barat.

Sampai saat ini, penyidik yang melakukan penyelidikan atas kasus ini pada tahun 2019 lalu juga masih terus diperiksa.

"Pemeriksaan masih terus berlanjut, kita juga belum dapat kabar kesimpulannya apa," tambahnya.

Ferdy menjelaskan, pemeriksaan itu dilakukan kepada penyidik sekaligus atasan penyidik.

"Yang jelas pemeriksaan kepada penyidik dan mantan atasan penyidik yg sudah pindah itu sudah dilaksanakan tapi sampai hari ini kami belum menerima apa kesimpulan daripada pemeriksaan," ungkapnya.

Terkait tindak lanjut Porlesta Bogor Kota, kata Ferdy, pihaknya masih menunggu hasil risalah resmi yang dilakukan dalam gelar perkara di Polda Jabar.

"Kemarin kita menunggu risalah hasil gelar perkara yang dari polda. Jadi kita sampai hari ini belum menerima," tambahnya.

Pada prinsipnya, tegas Ferdy, Polresta Bogor Kota akan menindak lanjuti hasil gelar perkara itu.

Sehingga, ketika risalah hasil gelar perkara sampai di Polresta, pihaknya akan segera melakukan tindakan lanjutan.

"Prinsipnya begitu kita terima kita langsung akan menerbitkan sprindik lanjutan dan mengirim SPDP ke Kejaksaan Negeri Kota Bogor," ungkapnya.

Berita Terkini