Curhat MC Cerdas Cermat MPR, Shindy Diserang Gara-gara Tak Bela Peserta: Yang Penting Saya Perform

Curhat MC Cerdas Cermat MPR, Shindy Diserang Gara-gara Tak Bela Peserta: Yang Penting Saya Perform

Tayang:
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
kolase Instagram
VIRAL LOMBA CERDAS CERMAT MPR - Curhat MC Cerdas Cermat MPR, Shindy Diserang Gara-gara Tak Bela Peserta: Yang Penting Saya Perform 
Ringkasan Berita:
  • Shindy Lutfiana jadi sorotan usai dianggap tak membela peserta LCC yang protes soal penilaian juri
  • Ucapannya soal “cuma perasaan adik-adik” viral dan memicu hujatan netizen di media sosial
  • Sebelum viral, Shindy sempat unggah pesan soal tak peduli omongan orang: “Yang penting saya perform

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Shindy Lutfiana, MC di acara Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat mengurai curhatan.

Curhatan itu ia sampaikan sebelum videonya saat tak membela peserta LCC, viral di media sosial.

Alih-alih mendukung peserta yang sedang mempertahankan argumennya, Shindy malah menuding siswi SMA itu bermain perasaan.

Kontroversi bermula dari pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjawab bahwa anggota BPK dipilih DPR dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan presiden.

Namun, dewan juri memberikan pengurangan nilai karena unsur DPD dinilai tidak terdengar jelas.

Saat pertanyaan yang sama diberikan kepada regu lain dengan jawaban serupa, justru diberikan nilai penuh sehingga memicu protes peserta dan kritik warganet soal objektivitas penilaian.

Bahkan saat peserta regu C melayangkan protes, juri malah menyalahkan peserta soal artikulasi.

Juri juga menolak mempertimbangan opsi mendengar pendapat dari pihak lain karena merasa pendengarannya sudah baik.

“Artikulasi itu penting. Dewan juri menilai berdasarkan apa yang terdengar jelas. Kalau tidak terdengar, maka juri berhak memberikan pengurangan nilai,” ujar Indri Wahyuni saat menanggapi protes peserta.

Dyastasita Widya Budi sebelumnya juga menyatakan jawaban regu C dikurangi karena dewan juri tidak mendengar penyebutan DPD secara jelas.

Bahkan MC pun terlihat tidak memihak peserta dan malah tersenyum seolah menertawakan para siswa.

Ia meminta para peserta untuk menerima hasil yang diberikan oleh juri.

"Adik-adik mohon diterima keputusan dewan juri, karena dewan juri yang hadir hari ini sudah sangat berkompeten dan sangat teliti untuk mendengarkan jawaban dari adik-adik. Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja. Nanti bisa dilihat mungkin tayangan ulangnya setelah acara selesai," tutur Shindy.

Baca juga: Adu Prestasi MC dengan Siswi SMAN 1 Pontianak Final LCC MPR 2026, Jawaban Benar Hanya Perasaan

Karena pernyataannya itu, Shindy pun kini ramai dirujak oleh netizen.

Ia sampai menonaktifkan komentar di akun media sosial Instagram dan TikTok-nya.

Tak ada permohonan maaf baik dari Shindy maupun para juri.

Rupanya Shindy pernah memposting ucapan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda agar tidak terlalu mendengarkan apa kata orang.

Lebih baik fokus pada diri sendiri, daripada memperdulikan ucapan mereka.

"Dan jangan terlalu dengar apa kata orang. Fokus ke diri.

Pada suka kirim kan kalau orang ayang yang ngomong negatif tentang saya, saya gak peduli.

Yang penting saya perform," kata Sherly.

Video itu kemudian digabungkan oleh Shindy dengan memposting video dirinya berkebaya pink.

"Yang penting saya perform," tulis Shindy.

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp :

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved