Babak Baru Pemkot Bogor dan BPSDMP Kemenhub, Kerjasama SDM Transportasi Segera Dimulai
MoU ini berkaitan dengan pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan penguatan kelembagaan untuk transportasi di Kota Bogor.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Babak baru dilakukan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan Pemkot Bogor.
Keduanya melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama (MoU) tentang pengembangan sumber daya manusia bidang transportasi di Kota Bogor.
Penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bersama Kepala BPSDMP Kemenhub, Suharto, di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa (17/3/2026).
Dedie Rachim mengatakan MoU ini menjawab tuntutan kebutuhan SDM saat ini dan masa depan.
"Dengan MoU ini kita sudah dapat memastikan setiap kelulusan itu ada lima orang yang akan menjadi PNS ASN untuk membantu di bidang transportasi Kota Bogor," ujar Dedie Rachim.
Spesialis transportasi perkotaan ini merupakan kebutuhan riil setiap kota yang nantinya keilmuan, pengalaman, serta jaringan (networking)-nya akan diperluas lagi di Kota Bogor untuk mengembangkan dan memajukan sistem transportasi perkotaan.
"Sehingga ini harapannya bisa terus membantu pengembangan sistem transportasi perkotaan di Kota Bogor. Alhamdulillah, mudah-mudahan ini membawa harapan baru untuk terpenuhi. Tapi ilmunya harus ditularkan ke yang lain," ujarnya.
Kepala BPSDMP Kemenhub, Suharto, mengatakan bahwa MoU ini berkaitan dengan pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan penguatan kelembagaan untuk transportasi di Kota Bogor.
"Pada intinya adalah kita akan menerima perwakilan terbaik dari putra-putri Kota Bogor untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Tinggi Transportasi Darat selama periode tiga sampai empat tahun. Setelah itu akan kembali lagi ke Kota Bogor untuk membangun transportasi dan pengabdian tadi sudah dalam bentuk ASN," ucapnya.
Nantinya, setiap tahun akan dipilih lima orang dari hasil seleksi putra-putri terbaik di Kota Bogor.
Proses seleksi dan pendidikannya akan sesuai analisis jabatan dan beban kerja, yang seleksi dan pendidikannya melibatkan Kementerian PANRB, BKN, dan LAN.
"Itu nantinya akan sama-sama menyeleksi siapa putra-putri daerah Kota Bogor yang masuk kriteria untuk mengikuti pendidikan di sekolah kami. Jadi untuk ikut program ini harus lulus seleksi kompetensi dasar di BKN," ujarnya.(*)
| Dukung Program Presiden, Dedie Rachim Rombak Wajah Suryakencana: Penataan PKL Tak Bisa Ditawar |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Bogor Besok Selasa 7 April 2026: Waspada Hujan Ringan Merata di Semua Kecamatan |
|
|---|
| Pasca PKL Dilarang Jualan di Jalan Pedati, Dedie Rachim Klaim Timbulan Sampah Berkurang 40 Persen |
|
|---|
| Langit Mendung Selimuti Kota Bogor Pada Senin Sore Ini, Waspada Potensi Hujan Sampai Petang |
|
|---|
| Daftar 35 Dinas di Pemkot Bogor yang WFH Hari Jumat Nanti, Ada yang 100 Persen ASN Kerja di Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/MoU-Kemenhub-dengan-Pemkot-Bogor.jpg)