Sempat Terkendala Cuaca, Mayat di Curug Seribu Bogor Berhasil Dievakuasi, Posisinya Terjepit
Jenazah yang ditemukan di aliran Curug Seribu, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor telah dievakuasi.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PAMIJAHAN - Jenazah yang ditemukan di aliran Curug Seribu, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor telah dievakuasi.
Proses evakuasi jenazah pada hari pertama pencarian sempat terkendala karena faktor cuaca, sehingga tidak memungkinkan Tim SAR gabungan untuk melaksanakan operasi.
Terlebih, posisi jenazah berjenis kelamin laki-laki yang diketahui berinisial A (45) itu, saat ditemukan pada Rabu (17/9/2025) sore posisinya terjepit kayu besar di dalam aliran air.
"(Hari pertama) Kondisi cuaca hujan dan debit air naik sehingga tidak bisa dilaksanakan penanganan," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, Kamis (18/9/2025).
Dengan kondisi demikian, evakuasi pun dilanjutkan pada hari kedua, yakni tepatnya pada hari ini Kamis (18/9/2025).
Jenazah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
"Korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan pada pukul 10.20 WIB," ungkap dia.
Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat laki-laki itu ditemukan di kawasn Curug Seribu, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Rabu (17/9/2025).
Berdasarkan informasi yang beredar, mayat tersebut posisinya berada di aliran air dan terjepit kayu berukuran besar.
Baca juga: Hilang 10 Hari Saat Cari Burung, Pria Ditemukan Tewas di Curug Seribu Pamijahan Bogor
Tim SAR gabungan pun saat ini sedang melalukan evakuasi terhadap jenazah yang belum diketahui identitasnya tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani membenarkan adanya penemuan mayat laki-laki tersebut.
Ia mengatakan anggota BPBD Kabupaten Bogor telah bergerak ke lokasi guna melakukan penanganan.
"Informasinya gitu ada penemuan jenazah posisinya terendam air, informasi awal demikian. Anggota udah berangkat sekitar jam 4," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Rabu (17/9/2025).
Sementara itu, ia mengatakan berdasarkan informaai awal jenazah tersebut merupakan orang dalam pencarian.
Pasalnya, kata dia, korban yang kesehariannya mencari burung di hutan Gunung Salak menghilang sejak beberapa waktu lalu.
"Infonya hilang sudah 10 harian, kalau gak salah gitu sepintas, orang hilang," kata Adam.
| Pelajar Tewas Saat Tawuran di Dramaga Bogor, Punggungnya Luka Parah Akibat Dibacok |
|
|---|
| Ustadz di Megamendung Bogor Dilaporkan ke Polisi Kasus Pelecehan, Korbannya 7 Orang |
|
|---|
| Ajukan Moratorium Angkot Kabupaten ke Pemprov Jabar, Dishub Kota Bogor Ancam Cabut Izin Trayek |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Bogor Minggu 19 April 2026, BMKG Prediksi Hujan Lebat Pada Sore Hari |
|
|---|
| Dapur Rumah Warga di Taman Yasmin Sektor 2 Bogor Terbakar, Pemilik Rugi 300 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Proses-evakuasi-mayat-di-Curug-Seribu-Desa-Ciasihan.jpg)