Koma Selama Berhari-hari, Begini Kondisi Manusia Silver Tanpa Identitas di RS Sentosa Bogor Sekarang
Hingga saat ini, terhitung sudah tiga hari manusia silver tersebut mengalami koma belum mampu diajak untuk berkomunikasi.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Tsaniyah Faidah
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KEMANG - RS Sentosa Bogor memberikan perawatan intensif terhadap manusia silver yang diduga mengalami keracunan dan overdosis.
Meski identitasnya belum diketahui dan tak ada yang mendampingi, penanganan tetap diberikan layaknya pasien pada umumnya.
Humas RS Sentosa, Iswan Gunawan mengatakan, saat ini pasien tersebut masih berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
"Perawatan tetap dilakukan sejak pasien masuk mulai dari pemeriksaan, pemberian obat-obatan, cek penunjang medis seperti laboratorium, bahkan sampai dibersihkan selayaknya pelayanan pasien seperti biasa," ujarnya, Rabu (24/9/2025).
Setelah dilakukan penanganan intensif, ia mengatakan pasien tersebut mulai menunjukkan perkembangan positif.
Namun hingga saat ini, terhitung sudah tiga hari pasien tersebut mengalami koma belum mampu diajak untuk berkomunikasi.
"Kondisinya berangsur membaik, mulai dari pergerakan yang sudah ada pergerakan di sedikit bagian tubuhnya, kemudian pernapasannya juga bagus. Dilihat juga dari matanya sedikit terbuka walaupun kecil, kemudian sudah mengeluarkan suara-suara rintih sedikit," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria tanpa identitas sedang menjalani perawatan intensif di RS Sentosa, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.
Pria yang diperkirakan usianya masih di bawah 20 tahun tersebut saat ini dalam kondisi koma atau tidak sadarkan sadarkan diri.
Iswan Gunawan mengungkapkan, pria yang dikenal dengan panggilan Al itu berprofesi sebagai manusia silver di wilayah Parung.
Hal itu bermula saat pria tersebut diantarkan oleh sejumlah rekannya dalam kondisi tak sadarkan diri pada Minggu (21/9/2025) malam.
"Kondisi sudah tidak sadar tapi masih bernapas, kemudian dilakukan resusitasi di IGD, penanganan, observasi," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (24/9/2025).
Berdasarkan keterangan rekannya, kata dia, pria tersebut tak sasarkan diri usai mengomsumsi minuman oplosan dan obat-obatan.
Akan tetapi, pihak rumah sakit belum mengtahui secara pasti jenis minuman dan obat-obatan yang dikonsumsi oleh pria tersebut.
"Kecenderungan overdosis dan keracunan. Cuma jenis racunan ini kita belum bisa pastikan," katanya.
Setelah beberapa hari menjalani perawatan, kondisi pria tersebut hingga saat ini belum bisa untuk diajak berkomunikasi.
Pihak rumah sakit pun telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor dan juga pencatatan sipil.
Namun setelah assessment dilakukan, identitas pasiem tersebut belum diketahui karena tidak ada kecocokan data yang ditemukan.
"Setelah dilakukan perekaman sidik jari pada hari Selasa oleh tim kecamatan dan Disdukcapil, identitas pasien tidak diketahui dan tidak ditemukan," katanya.
Lebih lanjut, ia pun berharap apabila ada masyarakat yang mengelani pria tersebut dapat menginformasikannya kepada pihak keluarga yang bersangkutan.
Sebab, hingga saat ini pasien tersebut masih berada di IGD RS Sentosa hanya seorang diri menjalani perawatan sejak tiga hari lalu.
"Saat ini harapannya pasien dapat ada yang mengenal agar dari keluarga yang masih berupaya mencari dapat dipertemukan dengan pasien Mr. X ini," katanya.
| Berani Menyanyi di Depan Menteri, Kisah Syafa Bocah SD Anak Tunanetra di Kota Bogor Bikin Haru |
|
|---|
| Perkiraan Cuaca Kota Bogor Sabtu 13 Juni 2026: Semua Wilayah Diprediksi Berawan |
|
|---|
| Wakil Wali Kota Bogor Pastikan Pembangunan Fly Over MA Salmun Dilakukan Tahun 2027 |
|
|---|
| Cuaca Kabupaten Bogor Besok Sabtu 12 Juni 2026, Diprediksi Berawan Sepanjang Hari, Ciawi Berkabut |
|
|---|
| Curhat Penjual Lontong Sayur Kena Dampak Harga di Pasar yang Serba Naik, 1 Porsi Kini Tak Lagi Sama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kondisi-manusia-silver-koma-berhari-hari.jpg)