Sudah Masuk Prioritas, Geopark Halimun Salak Bakal Jadi Tempat Wisata Kelas Dunia
Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pengembangan Geopark Bogor Halimun Salak mendapat pengakuan global.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pengembangan Geopark Bogor Halimun Salak mendapat pengakuan global.
Pemkab Bogor bertekad agar suatu hari Geopark yang dikembangkan ini diakui oleh UNESCO.
Geopark Bogor Halimun Salak, kata dia, bakal menjadi identitas Kabupaten Bogor dengan kekayaan alam dan budaya yang dijaga secara berkelanjutan.
Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen menempatkan pengembangan Geopark sebagai salah satu prioritas dalam RPJMD Kabupaten Bogor 2025–2029.
"Termasuk percepatan perbaikan infrastruktur, penguatan branding, dan integrasi promosi Geopark ke berbagai sektor seperti sekolah, hotel, dan desa," kata Ajat dalam keterangannya, Rabu (26/11/2025).
Lebih jauh, Sekda mengajak seluruh perguruan tinggi, lembaga penelitian, asosiasi profesi, dan dunia usaha untuk memperkuat kolaborasi berbasis model pentahelix dalam rangka riset, pendampingan, inovasi, serta investasi pengembangan kawasan Geopark.
Kolaborasi yang kuat diyakini akan mempercepat langkah Kabupaten Bogor menuju UNESCO Global Geopark.
Ajat menekankan bahwa pengembangan Geopark Bogor Halimun Salak sejalan dengan pencapaian berbagai indikator pembangunan daerah.
"Seperti peningkatan IPM, pertumbuhan ekonomi, penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan, serta kontribusinya terhadap 11 tujuan Sustainable Development Goals (SDGs)," katanya.
Ajat mengajak seluruh unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan Geopark Bogor Halimun Salak sebagai destinasi wisata edukatif berkelas dunia, yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.
| Warga Merasa Diintimidasi Soal Konflik Lahan di Tamansari Bogor, Ketua IPW Soroti Aparat dan BPN |
|
|---|
| Aspal Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Bogor Sudah Dikelupas, Warga Minta Pembangunan Dipercepat |
|
|---|
| Catatan Pengamat Yusfitriadi Soal HJB ke-544 Pemkab Bogor, Soroti Slogan 'Kuta Udaya Wangsa' |
|
|---|
| Bullying Berujung Maut Sesama ART di Cileungsi Bogor Dilakukan ART Baru, Korban Pekerja Lama |
|
|---|
| Warga Perumahan Kaget Tinggal Dekat Rumah Dadan Hindayana di Sentul Bogor: Saya Baru Tahu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/tngh.jpg)