Pemkab Bogor Siap Bangun Flyover Bomang, Pembangunan Butuh 2 Tahun
Flyover tersebut berada di ujung jalan dan menyebrangi rel kereta di wilayah Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor telah memantapkan rencana untuk membangun flyover di Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang).
Flyover tersebut berada di ujung jalan dan menyebrangi rel kereta di wilayah Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Dengan keberadaan jalan tersebut maka akses masyarakat dari wilayah utara Kabupaten Bogor menuju pusat pemerintahan dapat terpangkas baik jarak maupun waktu.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, rencana pembangunan tersebut telah dirumuskan dan akan segera direalisasikan.
"Mudah-mudahan kalau tidak ada kendala 2027 flyover dapat selesai terbangun," ujarnya, Minggu (30/11/2024).
Di samping itu, Rudy Susmanto mengatakan progres pembangunan Jalan Bomang saat ini terus dikebut.
Pemerintah daerah juga telah menganggarkan untuk kelanjutan pembangunan Jalan Bomang pada APBD 2026.
"Kami berproses di 2026 melakukan pembebasan lahan dan jalan Bojong Gede Kemang masih tersisa satu jembatan. Satu jembatan insya Allah kita tuntaskan di tahun 2026," katanya
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten Bogor sedang mengkaji ulang rencana pembangunan flyover di Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang).
Pasalnya, pembangunan flyover di ujung jalan yang masih terputus oleh rel kereta itu membutuhkan anggaran cukup besar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra Mengungkapkan, anggaran untuk membangun flyover diperkirakan mencapai setengah triliun rupiah.
"Kalau kajian yang sudah ada kan kita ingin bikin flyover tapi hitungan kita kan masih cukup mahal juga hampir Rp500 miliaran," ujarnya, Selasa (18/11/2025).
Menurutnya, dengan anggaran yang besar tersebut Pemerintah Kabupaten Bogor terbebani karena alokasi anggaran juga diperlukan untuk membangun infrastruktur di wilayah.
Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah juga telah meminta bantuan kepada pemerintah di atasnya untuk melanjutkan pembangunan flyover.
Akan tetapi, kata dia, permohonan tersebut belum mendapat respons karena adanya efisiensi anggaran.
"Kita minta ke pusat, pusat juga sedang efisiensi juga sehingga kita belum dapet jawaban dari pusat maupun dari provinsi," katanya.
Kendati demikian, ia mengatakan pembangunan flyover tersebut sedang diupayakan untuk menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).
Suryanto Putra menyebut, cara untuk mensiasatinya agar beban anggaran menjadi lebih ringan yaitu mengurangi luas yang akan digunakan.
"Dihitung ulang kembali agar bentangannya tidak terlalu panjang, lebarnya juga mungkin tidak terlalu lebar, sehingga nanti dengan angka mungkin ya masih bawah-bawah Rp200an lah, sehingga itu bisa segera dibangun intinya pak bupati ingin segera membangun flyover itu," katanya.
| 14 Jembatan Terputus Akibat Banjir, Pemkab Bogor Kebut Perbaikan Rampung Sebelum Idul Adha 2026 |
|
|---|
| Penyempitan Aliran Bawah Rel Kereta Jadi Biang Kerok Banjir Bojonggede Bogor, Camat Lakukan Ini |
|
|---|
| Tangani Banjir Cigudeg, Bupati Bogor Minta Jajaran Siaga dan Warga Terdampak Terlayani dengan Baik |
|
|---|
| Terdampak Longsor, Bangunan Rumah di Bojonggede Bogor Sampai Miring |
|
|---|
| Pertama di Indonesia, Sebentar Lagi Kota Bogor Punya Pengolahan Sampah Berbasis Energi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Ujung-Jalan-Bomang-yang-menghubungkan-Bojonggede-dengan-Kemang-akan-dibangun-flyover.jpg)