Pembuatan Akses Jalan Baru Batutulis Bogor Temui Kendala, Pemilik Lahan Belum Setuju
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, pemilik lahan belum mau melepas tanahnya meskipun sudah ada komunikasi
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Pembuatan akses jalan baru pengganti Jalan Mbah Dalem Batutulis Bogor menemui kendala.
Pemilik yang lahannya akan dibeli Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum menyetujui nilai pembebasan tanah.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, pemilik lahan belum mau melepas tanahnya meskipun sudah ada komunikasi dan nilai appraisal tanah sudah diketahui.
Pemilik lahan diklaim mempunyai perhitungan harga sendiri.
“Akan tetapi kan pemilik lahan tentu punya preferensi terkait dengan harga. Sehingga kalau kita bicaranya untuk kepentingan umum pasti kan yang bersangkutan akan memahami bahwa ini seharusnya ini untuk situasi kedaruratan,” kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com di Balai Kota Bogor, Senin (8/12/2025).
Pemilik lahan memang boleh mengajukan harga jualnya kepada Pemkot Bogor.
Namun, saat ini, Pemkot sudah memiliki patokan terkait harga tanah dilokasi itu.
“Jadi kalau pemerintah kota bogor atau pemerintah daerah lainnya harga itu dipatok dari harga perkiraan dari KJPP. Kita patokannya disitu kan kita tidak bisa yang bersangkutan misalnya pemilik lahan maunya tinggi kita tidak bisa harus pegang patokan dari KJPP,” ucapnya.
Pemkot terus melobi pemilik lahan agar mau melepas lahannya.
Kata Dedie Rachim, hal itu diupayakan akan terus dilakukan dalam pekan ini.
Pemkot sendiri sudah menyiapkan anggaran sebesar 20 Miliar untuk pembebasan lahan ini.
“Kita berupaya di dalam waktu yang tidak terlalu lama paling tidak diminggu ini sudah ada keputusan apakah kemudian yang bersangkutan pemilik lahan mau melepas. Karena kalau bagi kita ini kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Akses baru ini memang sangat dibutuhkan pasca Jalan Mbah Dalem longsor.
Pemkot sendiri memang sudah membuat akses sementara yang hanya bisa dilintasi oleh pemotor.
Jika akses baru ini terealisasi, mobilitas warga tidak hanya pemotor bisa berlalu lalang dengan nyaman.
“Jadi tunggu minggu ini insya allah nanti ada keputusan. Mudah mudahan keputusannya baik,” tandasnya.
| Respon Dedie Rachim 14 SK ASN Satpol PP Kota Bogor Digadai ke Bank, Siapkan Sanksi untuk Kasubag |
|
|---|
| Akan Ada Underpass di Kebon Pedes, Dibangun Terowongan di Bawah Jalur Rel Kereta Api |
|
|---|
| Perlintasan Kereta Kebon Pedes Kota Bogor Bakal Jadi Underpass, Wali Kota Harap Jangan Ada Biong |
|
|---|
| Bocoran Proyek Dedie Rachim di Kayu Manis Kota Bogor, Bangun Sport Center hingga SMAN 11 Tahun Ini |
|
|---|
| Mulai Juni 2026 SMAN 11 Kota Bogor Mulai Terima Siswa Baru Meski Gedungnya Belum Ada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Wali-Kota-Bogor-Dedie-Rachim-saat-dijumpai-di-Balai-Kota-Bogor-dan-menjelaskan-soal-akses.jpg)