Retret Kabinet di Hambalang

Presiden Prabowo Kumpulkan Menterinya Gelar Retret di Hambalang Bogor, Ini Isi Pembahasannya

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi mengatakan, seluruh jajaran kabinet diundang oleh orang nomor satu di Indonesia

|
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Kendaraan pejabat negara mendatangi Padepokan Garuda Yaksa untuk mengikuti rertet di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang Bogor, Selasa (6/1/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo mengumpulkan para menteri di Hambalang, Bogor.
  • Pertemuan membahas evaluasi kerja dan program pemerintah.
  • Juga dibahas penanganan bencana di Aceh dan Sumatera.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKANMADANG - Jajaran Kabinet Merah Putih berkumpul di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang Bogor untuk mengikuti retret.

Berbagai pejabat tinggi negara telah tiba di kediaman pribadi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto pada Selasa (6/1/2026) siang.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi mengatakan, seluruh jajaran kabinet diundang oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut untuk mengikuti retret ini.

"Pak Presiden mengundang seluruh jajaran kabinet merah putih untuk mengikuti pengarahan dari beliau," ujarnya kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).

Selain memberikan arahan, ia mengatakan retret ini akan membahas tentang program-program yang telah dijalankan selama satu tahun ke belakang oleh seluruh kementerian.

Prasetyo Hadi menyebut, beberapa program yang akan dibahas di antaranya terkait program makan bergizi gratis (MBG) dan juga swasembada pangan, maupun swasembada energi.

Kemudian menurutnya pembahasan yang tak kalah penting yakni hilirisasi investasi hingga sekolah rakyat.

"Tentunya diawali dengan melakukan evaluasi terhadap seluruh program kinerja pemerintah selama satu tahun masa kepemimpinan bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka," katanya.

Selain itu, ia juga menyebut retret ini akan membahas tentang penanganan bencana di Aceh dan Sumatera.

"Iya tentu, masalah pemulihan percepatan rekonstruksi maupun rehabilitasi yang provinsi terdampak bencana lalu," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved