Data BPS : Kabupaten Bogor Jadi Daerah Tujuan Wisata Tertinggi di Jabar Selama 2025

Kabupaten Bogor menempati posisi tertinggi sebagai daerah tujuan wisatawan nusantara di Jawa Barat dengan capaian 14,98 persen. 

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
KEMACETAN DI PUNCAK BOGOR - Kondisi kepadatan kendaraan di Jalan Raya Puncak yang merupakan kawasan wisata di Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kabupaten Bogor menjadi daerah tujuan wisata paling banyak di Jawa Barat sepanjang 2025.
  • Wisata alam Puncak dan berbagai acara menjadi daya tarik utama wisatawan.
  • Banyaknya wisatawan berdampak pada kemacetan, tetapi juga mendorong ekonomi daerah.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kabupaten Bogor tercatat menjadi daerah tertinggi dalam kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) sepanjang tahun 2025 di Jawa Barat berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Dalam keterangan pers Pemkab Bogor, Selasa (6/1/2026), BPS Jawa Barat mencatat pada periode Januari–November 2025, total perjalanan wisatawan nusantara di Jawa Barat mencapai 193,24 juta perjalanan.

Dalam periode tersebut, wilayah Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek) serta Bandung Raya masih menjadi daerah tujuan utama perjalanan wisata.

Kabupaten Bogor menempati posisi tertinggi sebagai daerah tujuan wisatawan nusantara di Jawa Barat dengan capaian 14,98 persen. 

Posisi selanjutnya ditempati oleh Kota Bandung sebesar 11,3 persen, Kota Bekasi sebesar 6,80 persen, Kabupaten Bandung sebesar 6,74 persen, Kabupaten Bekasi sebesar 6,28 persen, dan Kota Depok sebesar 5,72 persen.

Pemkab Bogor mengklaim tingginya kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor tidak terlepas dari kekayaan destinasi wisata alam yang dimiliki, mulai dari kawasan pegunungan, air terjun, hutan, hingga desa-desa wisata yang menawarkan pengalaman wisata berbasis alam dan budaya lokal.

Potensi wisata alam ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan nusantara yang mencari destinasi rekreasi, edukasi, dan wisata keluarga khususnya wisata Puncak yang masih menjadi primadona destinasi wisata di Kabupaten Bogor.

Hal ini juga berimbas kepada kemacetan yang rentan terjadi seperti di Jalan Raya Puncak Bogor ketika kunjungan wisatawan ramai.

Bahlan pada Selasa (6/1/2026), terpantau kepadatan arus kendaraan yang didominasi plat nomor dari luar Bogor pun masih terlihat di Jalan Raya Puncak.

Antrean panjang kendaraan mengular di berbagai titik jalan raya di kawasan wisata Puncak Bogor ini.

Pemkab Bogor mengklaim, meningkatnya minat wisatawan juga didorong oleh penyelenggaraan berbagai event berskala daerah hingga nasional yang rutin digelar di Kabupaten Bogor.

Sejumlah event tersebut antara lain konser musik, Bogor Run, Bogor Overland, serta berbagai festival dan kegiatan olahraga, otomotif, dan seni budaya lainnya yang tersebar di berbagai wilayah.

“Saya berharap Kabupaten Bogor semakin dikenal sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam luar biasa, sekaligus mampu mengelola kegiatan wisata dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kelestarian lingkungan,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto beberapa waktu lalu ketika meresmikan event wisata.

Berbagai kebijakan strategis yang digulirkan oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal dan kerakyatan.

Antara lain, pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Tegar Beriman dan di 16 kecamatan, program school trip siswa SD, SMP, dan SMA ke desa-desa wisata di Kabupaten Bogor, peningkatan akses dan kualitas infrastruktur pariwisata seperti Jalan Malasari, serta berbagai program pendukung lainnya.

Meningkatnya kunjungan wisatawan turut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. 

Hal ini tercermin dari meningkatnya investasi di sektor jasa, khususnya pembangunan pusat perbelanjaan (mall), kafe, restoran, serta fasilitas penunjang pariwisata lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved