Info Cuaca Bogor

Cuaca Ekstrem Melanda Kabupaten Bogor, Bupati Imbau Masyarakat Waspada dan Jaga Lingkungan

Awan mendung selalu menyelimuti langit Bumi Tegar Beriman sepanjang hari dalam beberapa waktu belakangan ini.

|
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
CUACA EKSTREM DI BOGOR - Pengedara motor melintas menggunakan jas hujan saat hujan deras mengguyur Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (23/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Hujan deras terus turun di Kabupaten Bogor selama dua minggu terakhir, hampir sepanjang hari.
  • Bupati Bogor mengimbau warga waspada dan mengurangi aktivitas di luar rumah.
  • Belum terjadi banjir besar, karena warga dan pemerintah bersama-sama menjaga lingkungan.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Curah hujan cukup tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Bogor sejak dua pekan belakangan.

Hujan yang turun tak kenal waktu, mulai pagi, siang, sore, malam, hingga dini hari seolah matahari tak diberi kesempatan untuk tampil.

Awan mendung selalu menyelimuti langit Bumi Tegar Beriman sepanjang hari dalam beberapa waktu belakangan ini.

Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah pun wajib mengenakan 'baju adat' yakni Jas Hujan karena Bogor dikenal sebagai Kota Hujan.

Akan hal itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto pun mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Terlebih, kata dia, berdasarkan prediksi BMKG hujan dengan intensitas cukup tinggi akan terus terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

"Kami mengimbau selruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk berhati-hati dan mengurangi aktivitas di luar ruang," ujarnya, Jumat (23/1/2025).

Di samping itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuah sampah sembarangan.

Kemudian, kata dia, perbaikan lahan kritis juga sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.

"Kami sudah mulai beberapa waktu belakangan, kita jaga lingkungan bersama-sama. Kita perbaiki lahan-lahan kritis yang rusak karena kepentingannya bukan cuma untuk hari ini, tapi untuk ke depan," katanya.

Menurutnya, rehabilitasi dalam menjaga lingkungan yang digencarkan oleh pemerintah daerag bersama masyarakat selama ini terbukti efektif.

Hal itu terlihat dari tidak adanya bencana banjir dengan skala besar meskipun hujan terus menerus turun.

"Ini hujan yang tidak biasa, hujan dengan intensitas curah hujan sedang, rendah, dan tinggi berlangsung sudah lebih dari dua minggu. Hal ini menunjukan partisipasi dari masyarakat menjaga lingkungan, membersihkan saluran air berjalan dan sudah terlaksana," katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved