Kolaborasi dengan Kemen PU, Pemerintah Kabupaten Bogor Perbaiki Kerusakan Jalan Raya Parung

Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan perbaikan ruas Jalan Raya Parung yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
PERBAIKAN JALAN - Perbaikan ruas Jalan Raya Parung yang mengalami kerusakan tepatnya di wilayah Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Selasa (24/2/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Jalan Raya Parung akhirnya ditambal tengah malam setelah lama dikeluhkan warga
  • Meski berstatus jalan nasional, Pemkab Bogor ikut turun tangan pakai dana APBD
  • Dikebut jelang arus mudik Lebaran — langkah cepat ini bakal jadi solusi permanen?

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KEMANG - Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan perbaikan ruas Jalan Raya Parung yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat.

Perbaikan ruas jalan yang mengalami kerusakan tersebut dilakukan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU).

Lubang-lubang yang ada di jalan tersebut ditambal saat lalu lintas sedang sepi yakni pada Selasa (24/2/2026) dini hari.

Dari pantauan TribunnewsBogor.com, perbaikan jalan dilakukan mulai dari wilayah Kecamatan Kemang tepatnya di kawasan Salabenda kemudian wilayah Ciseeng, hingga ke Parung.

Satu persatu lubang yang mengganggu kenyamanan berkendara dan menjadi biang kerok kecelakaan lalu lintas di jalan aspal tersebut ditambal oleh petugas. 

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pada dasarnya Jalan Raya Parung berstatus jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Akan tetapi, kerusakan jalan yang terjadi selama ini banyak dikeluhkan dan membahayakan pengguna jalan yang sebagian besar merupakan warga Kabupaten Bogor

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum berkolaborasi dengan Kemen PU untuk bersama-sama melakukan perbaikan.

Bahkan, dalam melakukan perbaikan jalan ini Pemerintah Kabupaten Bogor menggelontorkan dana yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

"Karna tujuan kami sama dengan amanah pak presiden bahwa keselamatan masyarakat itu yang utama," ujarnya kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, langkah yang diambil ini merupakan upaya pemerintah dalam menjawab keluhan masyarakat selama ini.

Terlebih, sebentar lagi memasuki arus mudik lebaran sehingga infrastrukur jalan harus dipersiapkan agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

Akan hal tersebut, Rudy Susmanto pun berharap kebijakan yang bersifat penanganan sementara ini tidak menjadi persoalan dari segi administratif.

"Mudah-mudahan tidak menjadi masalah di kemudian hari, tujuan kami hanya ingin proses ini berjalan cepat, arus mudik insya allah 2 minggu lagi akan bergerak, maka sebelum arus mudik mulai berjalan kita optimalkan bersama-sama beberapa ruas jalan utama baik jalan nasional, provinsi, kabupaten," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved