Penambalan Jalan Rusak di Bogor Tak Cuma Malam Hari, Siang Hari Saat Arus Ramai Juga Dikebut
Terlihat beberapa lubang sudah ditambal, dan beberapa lubang masih belum diperbaiki namun sudah ditandai pilok putih.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Ringkasan Berita:
- Perbaikan jalan rusak di Bogor sekarang dilakukan siang dan malam, meski kondisi jalan ramai.
- Beberapa jalan berlubang sudah ditambal, tapi ada juga yang masih diperbaiki sehingga jalan jadi menyempit dan bisa macet.
- Pemerintah mempercepat perbaikan supaya lubang jalan tertutup sebelum arus mudik.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Perbaikan jalan rusak di Bogor kini tak cuma dilakukan malam hari, tapi juga siang hari.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (26/2/2026), meski lalu lintas ramai, perbaikan jalan tetap dilakukan.
Seperti perbaikan lubang jalan di Jalan Raya Jakarta - Bogor kawasan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Perbaikan terpantau dilakukan dengan cara penambalan.
Terlihat beberapa lubang sudah ditambal, dan beberapa lubang masih belum diperbaiki namun sudah ditandai pilok putih.
Adanya pengerjaan perbaikan jalan ini membuat badan jalan menyempit.
Sehingga jika arus sedang tinggi maka ada potensi arus mengalami kepadatan.
Sehingga pengendara yang melintasi kawasan ini diimbau untuk selalu berhati-hati.
Terpantau, di sepanjang jalan nasional di wilayah Bogor memang banyak yang rusak berlubang.
Seperti jalan berlubang di Jalan Raya Jakarta - Bogor kawasan Kedung Halang Talang, Kota Bogor.
Namun terpantau Kamis (26/2/2026), titik-titik lubang jalan di kawasan itu kini sudah selesai ditambal.
Setelah sebelumnya sempat dikeluhkan karena dinilai berbahaya bagi pengendara khususnya pemotor.
Hal ini sebelumnya diakui oleh warga sekitar, Andi.
"Yang jatuh mah saya belum lihat, paling yang kaget pas lewat (ada lubang dalam)," kata Andi kepada TribunnewsBogor.com.
"Kaget terus langsung ngehindar. Ada yang sampai barang-barangnya jatoh, handphone-nya jatoh. Kejadiannya siang-siang, pas lagi rame" katanya.
Selain itu, Jalan Raya Kemang Parung pun kini sudah mulai diperbaiki setelah banyak dikeluhkan pengguna jalan.
Sebelumnya, Pemkab Bogor juga berkolaborasi dengan Kementrian PU sejak Selasa (24/6/2026) dini hari demi memperbaiki jalan nasional yang rusak tersebut.
"Jadi Kementrian PU bukan diam, beliau juga sudah bergerak dari beberapa hari terakhir. Karena ruas jalannya cukup panjang, maka kita kejar bersama-sama," kata Bupati Bogor Rudy Susmanto kepada wartawan.
"Kami mohon maaf, hasilnya tidak akan maksimal, minimal menutup dulu sementara agar dua minggu ke depan pada saat arus mudik lubang-lubang jalan yang ada sudah tertutup," ungkapnya.
| Tebing Setinggi 25 Meter Longsor, Jalan Penghubung 2 Desa di Sukaraja Bogor Tertimbun |
|
|---|
| Fakta-fakta Bocah Hanyut di Cilebut Bogor, Ditemukan Tewas Setelah Terbawa Arus 7 Km |
|
|---|
| Bocah Hanyut di Sungai Ciliwung Bogor Belum Ditemukan, Tim SAR Bakal Perluas Radius Pencarian |
|
|---|
| Arus Sungai Ciliwung Deras, Tim SAR Belum Bisa Menyelam Cari Bocah Hanyut di Cilebut Bogor |
|
|---|
| Kronologi Bocah 6 Tahun Hanyut di Cilebut Bogor, Sedang Berenang Bersama 2 Temannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Pengerjaan-penambalan-jalan-berlubang-di-Jalan-Raya-Jakarta-Bogor-k.jpg)