Pembongkaran Pasar & Plaza Bogor Terus Berlangsung, Pengamat Sebut Bisa Jadi Program Unggulan Pemkot
Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor terus berlangsung sampai saat ini. Pengamat sebut kebijakan tersebut bakal jadi program unggulan Pemkot Bogor.
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: khairunnisa
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor terus berlangsung sampai saat ini.
Bahkan, untuk Pasar Bogor sendiri saat ini sudah dua lantai berhasil dibongkar menggunakan alat berat.
Pengamat Kebijakan Publik Yusfitriadi mengatakan, pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor ini menjadi program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Banyak warga yang ternyata mendukung pembongkaran ini.
“Masyarakat merasa puas dan mendukung terkait kebijakan ini (pembongkaran). Mereka nantinya bisa merasakan langsung dampak pembongkaran ini,” kata Yusfitriadi dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).
Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor sejatinya sudah direncanakan beberapa tahun lalu bahkan saat Wali Kota Bogor masih dijabat Bima Arya.
Namun, ada masalah terkait hukum pembongkaran baru bisa dilakukan pada tahun 2026 ini.
Konsep pasar tradisional seperti yang saat ini terjadi tidak akan ada lagi pasca pembongkaran dan pembangunan selesai.
“Apalagi informasinya, konsep pembongkaran sendiri akan menjadikan Pasar dan Plaza Bogor menjadi park and ride serta convention hal,” ujarnya.
Ia memberikan catatan, agar pembongkaran Pasar Bogor ini berjalan terus.
Pemkot harus mengejar target agar pembongkaran dan pembangunan ini selesai tepat waktu.
Pembongkaran sendiri ditarget selama enam bulan terhitung dari bulan Februari lalu.
Usai pembongkaran selesai, Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) akan kembali melakukan proses beauty contest untuk menentukan investor yang akan membangun Pasar dan Plaza Bogor ini.
Sementara itu, Alat-alat berat terlihat sudah ada di dalam lokasi bangunan.
Dua lantai di Pasar Bogor sudah hancur dibongkar.
Bagian belakang Pasar Bogor juga sudah rata dengan tanah.
Namun, pedagang kaki lima (PKL) masih nekad berjualan.
Mereka tidak takut terkena puing-puing pembongkaran.
“Mau gimana lagi. Ya kalau saya masih tetap berjualan,” kata salah seorang PKL saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com, Kamis (26/2/2026).
Ia memilih berjualan setidaknya sampai lebaran nanti.
Setelah lebaran, baru ia memikirkan tempat barunya untuk berjualan.
“Baru kalau setelah lebaran saya mikirnya. Sekarang mah mumpung belum lebaran saya tetap jualan aja,” tandasnya.
| Pemkot Bogor Tetap Laksanakan WFH Setiap Jumat, ASN Dipastikan Tidak Ada yang Bolos Kerja |
|
|---|
| Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor Ditarget Selesai Juni, Dedie Rachim Ungkap Soal Beauty Contest |
|
|---|
| Satpol PP Kota Bogor Kalah dengan Preman Pasar Bogor, PKL Kini Kembali Dagang di Trotoar |
|
|---|
| Serius Lakukan Penataan Kota, Dedie Rachim Undang Tokoh Masyarakat dan Pengurus DKM ke Balai Kota |
|
|---|
| PKL Kembali Penuhi Trotoar Pasar Bogor, PD PPJ Gandeng Satpol PP : Itu Bagian dari Penertiban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pembongkakarasm.jpg)