Breaking News

WN Pakistan Dibunuh Karyawan

Gunakan Golok dan Senapan Angin, Begini Kekejian Pembunuh Pasutri Asal Pakistan di Puncak Bogor

Aksi pembunuhan keji dilakukan oleh pria berinisial MH di wilayah Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

|
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
Ringkasan Berita:
  • Pria 22 tahun di Bogor nekat membunuh pasangan suami istri asal Pakistan yang merupakan bosnya
  • Aksi pembunuhan sudah direncanakan, pelaku menunggu korban pulang sejak sore di rumah mereka
  • Setelah membunuh dengan golok dan senapan angin, jasad korban dimasukkan ke mobil lalu dibuang ke Padalarang

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Aksi pembunuhan keji dilakukan oleh pria berinisial MH di wilayah Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Pria berusia 22 tahun itu nekat menghabisi pasangan suami istri (pasutri) asal negara Pakistan yang merupakan bosnya. 

Nyawa MA (56) dan FA (47) dihabisi oleh MH karena sakit hati lantaran sering dimarahi hingga dituduh mencuri.

Pembunuhan itu dilakukan pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di tempat tinggal korban kawasan Puncak Bogor.

Dalam menghabisi nyawa kobannya, pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka menggunakan senjata tajam jenis golok.

Selain itu, pelaku juga menggunakan senapan angin yang telah dipersiapkan untuk membunuh korban.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaa bahwa pelaku memang sudah merencanakan aksi pembunuhan ini.

"Jadi dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa si pelaku sudah masuk terlebih dahulu ke rumah tersebut dari pukul 16.00 WIB menunggu kedua korban itu kembali ke rumahnya, sekitar pukul 19.00 WIB kemudian terjadi pembunuhan," ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Baca juga: Sudah Direncanakan, Pembunuhan Pasutri Asal Pakistan di Puncak Bogor Terancam Penjara Seumur Hidup

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo mengungkapkan bahwa pelaku menghabisi nyawa korbannya satu persatu.

Pertama, kata dia, pelaku menghabisi nyawa bos laki-lakinya menggunakan golok yang disabetkan ke arah leher korban sebanyak dua kali.

Kemudian, pelaku menghabisi nyawa istri dari bosnya tersebut menggunakan golok yang dilayangkan ke arah wajah sekitar lima kali dan leher dua kali.

Untuk memastikan korbannya sudah tak bernyawa, pelaku menggunakan senapan angin yang sudah dibawanya dan ditembakan ke arah korban.

"(Senjata) Dia bawa dari awal. Jadi senapan anginnya disandang, goloknya disarungkan di pinggang di bawah," katanya.

Setelah kedua targetnya tewas, pelaku memasukkannya ke dalam mobil milik bosnya kemudian dibuang ke wilayah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved