Diduga Korsleting Saklar, Tempat Budidaya Jamur di Cibungbulang Bogor Hangus Terbakar

Kobaran api pun begitu besar menyala karena objek mudah terbakar sehingga menimbulkan kepanikan bagi warga sekitar.

|
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Tsaniyah Faidah
Dok Damkar Kabupaten Bogor
KEBAKARAN DI CIBUNGBULANG - Kebakaran tempat budidaya jamur yang berlokasi di wilayah Desa Cibatok 2, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. 
Ringkasan Berita:
  • Tempat budidaya jamur di Cibungbulang, Bogor, hangus dilalap si jago merah hingga rata dengan tanah.
  • Kebakaran diduga dipicu adanya korsleting listrik yang berasal dari bagian saklar di lokasi tersebut.
  • Kobaran api yang cepat membesar mengakibatkan bangunan beserta media tanam jamur di dalamnya ludes terbakar.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBUNGBULANG - Kebakaran melanda sebuah banguma di wilayah Desa Cibatok 2, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Adapun objek yang terbakar yakni bangunan kayu tempat budidaya jamur yang terletak di Kampung Cibeureum Ibo.

Kobaran api pun begitu besar menyala karena objek mudah terbakar sehingga menimbulkan kepanikan bagi warga sekitar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/3/2026) dini hari.

Ia mengungkapkan, sekitar pukul 01.00 WIB bangunan tersebut terbakar yang diduga disebabkan oleh konsleting listrik.

"Terjadi korsleting litrik di bagian saklar menyebabkan percikan api lalu membakar tempat budidaya jamur lalu terjadi kebakaran," ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Karena api semakin membesar, warga pun menghubungi pemadam kebakaran untuk melaporkan kejadian tersebut.

Pemadam Kebakaran Sektor Leuwiliang yang menerima laporan tersebut langsung bergerak ke lokasi.

Setelah kurang lebih satu setengah jam penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas dengan mengerahkan satu unit pemadam kebakaran.

"Proses pemadaman berjalan dengan lancar, selesai pemadaman pukul 02.45 WIB," katanya.

Kendati demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun kerugian materil yang belum ditaksir harus ditanggung oleh pemilik bangunan.

"Korban jiwa nihil. Total kerugian belum dapat diketahui," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved