2.000 Sopir Angkot di Jalur Puncak Bogor Diliburkan Gubernur KDM 5 Hari saat Libur Lebaran 2026

2.000 orang sopir angkutan kota (angkot) di jalur Puncak Bogor diliburkan saat momen libur lebaran 2026 hingga dapat kompensasi dari KDM.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: khairunnisa
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
ANGKOT DI BOGOR: Penampakan sopir angkot yang mendapat kompensasi dari KDM di Mako Polres Bogor, Minggu (15/3/2026). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - 2.000 orang sopir angkutan kota (angkot) di jalur Puncak Bogor diliburkan saat momen libur lebaran 2026.

Mereka mendapatkan kompensasi pengganti libur langsung berupa uang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Pemberian kompensasi secara simbolis dilakukan di Mako Polres Bogor oleh Gubernur Jawq Barat Dedi Mulyadi atau KDM pada Minggu (15/3/2026).

Sopir angkot dari beberapa trayek di jalur Puncak turut dihadirkan ke Mako Polres.

Mereka langsung diberikan buku tabungan bank BJB. Di tabungan itu terdapat uang kompensasi yang sudah ditrasfer oleh Pemprov Jabar.

“Untuk sopirnya 2.000 orang. Itu terdiri dari 700 armada angkot,” kata Dedi Mulyadi atau KDM.

Sopir angkot ini diliburkan saat libur lebaran nanti agar tidak menganggu arus lalu lintas di jalur Puncak.

“Jadi, tidak ada macet horor di jalur Puncak nanti,” ujarnya.

Kadishub Jabar Dhani Gumelar mengatakan, sopir angkot yang diliburkan ini berasal dari tiga trayek di jalur Puncak.

Mereka diliburkan mulai dari tanggal 22, 23, 24, 27, dan 28 Maret 2026 atau selama lima hari.

“Diliburkan di tanggal segitu karena prediksi akan ada kemacetan di tanggal segitu,” kata Dhani Gumelar.

Sopir yang membandel nantinya akan ditindak oleh Dishub Kabupaten Bogor.

“Kalau yang itu (bandel) akan ditindak Pak Dadang (Dishub Kabupaten Bogor),” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved