Arus Balik Lebaran 2026
41.800 Mobil Tinggalkan Puncak Bogor, Simak Kondisi Terkini Simpang Gadog, Sempat One Way Lama
Data dari Satlantas Polres Bogor mencatat sebanyak 41.800 kendaraan roda empat telah melintasi jalur tersebut untuk turun ke arah bawah.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Arus balik libur Lebaran 2026 di kawasan Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, akhirnya mencapai puncaknya pada Selasa (24/3/2026) malam.
Ribuan kendaraan terpantau bergerak masif meninggalkan kawasan wisata pegunungan tersebut menuju arah Jakarta dan sekitarnya.
Data dari Satlantas Polres Bogor mencatat sebanyak 41.800 kendaraan roda empat telah melintasi jalur tersebut untuk turun ke arah bawah.
Lonjakan volume kendaraan yang sangat signifikan ini menjadi indikator kuat bahwa hari Selasa merupakan titik tertinggi arus balik wisatawan maupun pemudik lokal di jalur legendaris tersebut.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian, menjelaskan bahwa tingginya tekanan volume kendaraan memaksa pihak kepolisian untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) menuju Jakarta sejak siang hari.
"Sejak pukul 12.00 WIB kami berlakukan one way ke bawah. Kemudian baru dinormalkan kembali malam ini," ujar Iptu Ardian saat ditemui di Pos Terpadu Hoegeng, Simpang Gadog, Selasa pukul 21.00 WIB.
Pantauan di lapangan menunjukkan arus lalu lintas didominasi oleh kendaraan dengan pelat nomor luar daerah, khususnya pelat B (Jakarta) dan pelat A (Banten).
Banyak dari kendaraan tersebut membawa anggota keluarga lengkap dengan tumpukan barang bawaan di atas kap mobil, pertanda perjalanan kembali ke perantauan setelah menikmati libur panjang.
Tak hanya roda empat, kepadatan juga terjadi pada arus kendaraan roda dua yang melintas melalui jalur arteri Ciawi menuju arah Jakarta.
Selama skema one way diberlakukan, kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak sempat tertahan selama beberapa jam guna memberikan prioritas bagi arus balik yang mengular dari arah atas.
Setelah dilakukan pengurasan arus selama berjam-jam, volume kendaraan berangsur menurun dan terkendali.
Polisi pun memutuskan untuk mengakhiri rekayasa satu arah dan membuka kembali jalur menjadi dua arah pada Selasa malam.
"Sekarang sudah normal dua arah dan arus lalu lintas cukup kondusif, baik ke atas maupun ke bawah," jelas Ardian.
Menariknya, durasi one way pada puncak arus balik kali ini tergolong lebih singkat dibandingkan hari sebelumnya yang sempat berlangsung hingga larut malam.
Hal ini dipengaruhi oleh penurunan jumlah kendaraan yang naik ke arah Puncak, sehingga petugas di lapangan dapat melakukan proses normalisasi jalur dengan lebih cepat dan efektif.
| Hari Terakhir Liburan, Jalur Puncak Bogor Masih Ramai Kendaraan, Rekayasa One Way Diberlakukan |
|
|---|
| Libur Lebaran 2026, Jalur Puncak Bogor Dipadati 32 Ribu Kendaraan, Titik Macet Parah di 3 Lokasi Ini |
|
|---|
| H+7 Lebaran Arus Masih Ramai, Puluhan Ribu Kendaraan Masih Lintasi Jalan Raya Puncak Bogor |
|
|---|
| Meski One Way, Arus Kendaraan di Puncak Bogor Tetap Mengular di Simpang Pasir Muncang |
|
|---|
| Jalur Puncak Bogor Berlaku One Way ke Arah Bawah Siang Ini, Arus Mobil ke Atas Ditutup Sementara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Lalin-puncak-bogor-22-maret.jpg)