Update Penanganan Longsor Batutulis hingga Kebon Pedes Kota Bogor, Pemprov Lelang Pekan Ini

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menjelaskan penanganan longsor ini akan dilakukan melibatkan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzi
PEMBANGUNAN JALAN BATUTULIS - Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menjelaskan penanganan empat titik longsor di Kota Bogor, Rabu (1/4/2026). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Penanganan longsor Batutulis hingga longsor Kebon Pedes di Kota Bogor kini sudah ada perkembangan setelah tak kunjung tertangani.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menjelaskan penanganan longsor ini akan dilakukan melibatkan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jabar.

Ada empat titik longsor yang dibahas dalam rencana tersebut.

Yaitu titik longsor Batutulis, Kebonpedes, Cilebut dan Perumahan MBR.

"Saya mendampingi Dinas BMPR Provinsi Jabar yang sebelumnya kita tiga hari kesana rapat teknis," kata Jenal Mutaqin kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).

"Sekarang mereka sudah di Bogor, survei empat lokasi yang akan dibangun tahun ini, longsor Batutulis, longsor Kebon Pedes, longsor Cibelut dan longsor perumahan MBR," katanya.

Jenal menjelaskan alasan kenapa penanganan longsor Batutulis juga terkesan lama.

Alasannya, kata dia, ada tahapan sesuai UU 212 tentang pembebasan lahan untuk kepentingan umum.

Namun kabar baiknya, tahapan proses lelang untuk perbaikan longsor akan segera dilakukan.

"Tahapannya memang gak cukup hanya sekedar langsung beli, tapi ada persiapan, perencanaan sesuai dengan regulasi yang ada," katanya.

"Alhamdulilla sih hari ini baru ditayangkan lelang, insya Allah minggu ini oleh Provinsi Jabar," imbuh Jenal.

Proses survei, kata Jenal, juga masih dilakukan oleh Pemprov Jabar khususnya untuk lokasi longsor selain Batutulis.

"Dan yang sekarang survei usulan baru yang longsor Cilebut, Kebon Pedes dan perumahan MBR," kata Jenal.

"Insya Allah mudah-mudahan cair, dimaksimalkan dalam belanja tidak terduga oleh pak kadis Dinas BMPR Provinsi Jabar," ungkapnya.

Pantauan TribunnewsBogor.com, titik longsor yang di maksud Jenal Mutaqin sementara ini masih membuat aktivitas warga di Kota Bogor terdampak.

Seperti salah satunya titik longsor di Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor yang membuat hampir separuh badan jalan amblas.

Longsor ini membuat badan jalan yang dilintasi pengendara menjadi menyempit.

Terpantau mobil kendaraan roda empat pun harus melintas secara bergiliran karena kondisi ini sehingga rentan memicu antrean kendaraan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved