8 Unit Mikroskop di Laboratorium IPB University Raib Diduga Dicuri, Kerugian Capai Ratusan Juta

Dalam kejadian tersebut, dilaporkan delapan unit mikroskop raib dari laboratorium dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

|
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
(Ilustrasi) PENCURIAN DI IPB - Dugaan aksi pencurian di IPB University yang berlokasi di wilayah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Senin (21/8/2023). 
Ringkasan Berita:
  • Delapan unit mikroskop di laboratorium IPB Dramaga raib dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
  • Polisi tidak menemukan kerusakan pada pintu atau jendela, sehingga muncul dugaan barang diambil secara dicicil.
  • Area hilang barang tidak terpantau CCTV, sehingga polisi kini sedang menyisir kamera pengawas di sekitar lokasi lain.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Dugaan aksi pencurian terjadi di IPB University yang berlokasi di wilayah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Dalam kejadian tersebut, dilaporkan delapan unit mikroskop raib dari laboratorium dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolsek Dramaga, Iptu AM Zalukhu membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayah hukumnya dan pihaknya telah mendapat laporan dari security kampus pada Selasa (14/4/2026) pagi.

"Ketika mahasiswa mau praktek kok (mikroskop) tidak ada. Nah setelah di situ tidak ada, dilihat lagi di dalam lemari, ternyata ada juga yang tidak ada," ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil penyelidikan awal, tidak ditemukan adanya kerusakan pada bagian pintu maupun jendela dari ruang penyimpanan mikroskop.

Akan hal tersebut pihaknya masih mendalami modus operandi dari dugaan tindak pidana pencurian tersebut.

"Berdasarkan keterangan dari pihak terkait yang di sana, kuat dugaan bahwa tidak sekaligus diambil, tapi masih belum pasti ya, karena ini masih dalam penyelidikan, apakah barang tersebut sekaligus diambil atau dicicil," katanya.

Lebih lanjut, Iptu AM Zalukhu mengatakan saat ini pihaknya masih mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap kasus ini.

Pihak kepolisian juga akan melakukan pengecekan terhadap kamera pengawas serta menggali keterangan dari saksi lainnya.

"Untuk CCTV di area tempat hilangnya itu memang tidak ada, tapi tidak menutup kemungkinan kami juga nanti akan melihat CCTV-CCTV yang lainnya yang ada di sekitar," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved