Respon Terduga Pelaku Usai Grup Chat Pelecehan Seksual Mahasiswa IPB Viral, Ketar-ketir Chat Korban
Terduga pelaku pelecehan seksual via grup chat oleh mahasiswa IPB bereaksi usai kasusnya viral. Pelaku langsung kirim chat ke korbannya.
Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
Diungkap akun ipb_menfess, para terduga pelaku kabarnya langsung menghubungi para korban karena kasus mereka kembali viral.
Bukan cuma itu, terduga pelaku juga meminta untuk bertemu dengan korban.
"Assalamualaikum maaf banget ganggu waktunya. Gw mau tanya aja buat yang di ipb menfess kira-kira tau ga ya yg up lagi siapa? gw kira masalahnya udah selesai pas di lapten bareng abang-abang dan juga waktu di pinus. Jujur gw tau gw salah dan gw minta maaf banget sekali lagi. Tindakan yang gw lakuin emang ga bisa dibenerin, tapi bisa ga kita omongin lagi baik? tolong ya gw minta maaf banget lagi sebesar-besarnya," isi chat terduga pelaku.
"Tapi lu mikir ga korban jadi takut. Lu mikir ga kalau dulu terpaksa damai? lu mikir ga dengan embel-embel sapa lu sama teman-teman lu masih diprotect," balas terduga korban.
"Iya gw tau. Bisa call atau ketemu ga? biar lebih jelas," pinta terduga pelaku.
Selain itu, sahabat korban juga ada yang mengurai chat dari terduga pelaku ke korban.
Setelah viral, terduga pelaku tampak ketar-ketir sehingga meminta maaf kepada para korban.
Bukan cuma itu, terduga pelaku juga meminta maaf kepada sahabat korban yang memviralkan kasus tersebut.
Membaca chat dari terduga pelaku, sahabat korban yakni akun Gilang Ramdani mengurai respon.
Gilang meminta kepada netizen agar membantu kasus yang kini dihadapi sahabatnya itu.
Kata Gilang, para korban meminta agar para pelaku diberikan sanksi berat oleh pihak kampus.
"Saya, sahabat saya, dan 1 korban lainnya sudah mendatangi fakultas (belum memuaskan) dan salah satu pimpinan dari program studi dan hasilnya akan diperjuangkan tuntutan korban berupa hukuman DO bagi para pelaku, atau seminimal-minimalnya mengulang di beberapa mata kuliah. Namun, hukuman DO hanya dapat dilakukan oleh Fakultas dan IPB. Selain itu juga sudah dilaporkan ke pihak PPKS IPB oleh fakultas," tulis akun Gilang di Instagram.
"Saya upload ini atas persetujuan korban, kami sudah nangis-nangis karena belum ada penyelesaian sampai hari ini," sambungnya.
Baca juga: Isi Chat Nakal Guru Besar Unpad ke Mahasiswi Asing, Minta Foto Bikini di Phuket, Kini Dinonaktifkan
Respon pihak IPB
Kasus dugaan pelecehan seksual dilakukan oleh mahasiswa TMB angkatan 59 tersebut viral, pihak IPB University angkat bicara.
Dihubungi TribunnewsBogor.com, pihak kampus menyebut saat ini IPB University tengah melakukan langkah-langkah penanganan terhadap dugaan kasus pelecehan seksual dimaksud.
| Wanita yang Dibunuh di Yasmin Bogor Ternyata Yatim Piatu, Anggi Sempat Pamit Terakhir ke Ayah Angkat |
|
|---|
| Ini Tampang Pembunuh Wanita di Yasmin Bogor, Cara Sadis Pelaku Habisi Nyawa Anggi Auliya Terungkap |
|
|---|
| Diusulkan Jadi Syarat Masuk Perguruan Tinggi, Calon Mahasiswa Harus Punya BPJS Kesehatan |
|
|---|
| Turun ke Masyarakat, Mahasiswa Vokasi IPB Siapkan 17 Program, Daerah Mulyaharja Bogor Jadi Sasaran |
|
|---|
| Update Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di FHUI, Kemendikti Sebut Tak Masuk Kategori Sanksi Berat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ipb-againn.jpg)