Hendak Tawuran di Perbatasan Bogor-Depok, 3 Remaja Diciduk Polsek Parung Sebelum Beraksi

Dalam kejadian tersebut, tiga remaja berhasil diamankan saat hendak tawuran di perbatasan Bogor-Depok.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Tsaniyah Faidah
Dok Polsek Parung
PELAKU TAWURAN DITANGKAP - Polisi amankan tiga remaja yang hendak melakukan tawuran di Kampung Waru, Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. 
Ringkasan Berita:
  • Polisi berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran remaja di Parung, Bogor.
  • Tiga orang remaja ditangkap pada Selasa malam sebelum sempat melancarkan aksinya.
  • Tidak ada korban jiwa, kini para remaja tersebut menjalani pembinaan bersama pihak sekolah dan orang tua.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNG - Polisi mengamankan sejumlah pelaku yang akan melakukan tawuran di Kampung Waru, Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Dalam kejadian tersebut, tiga remaja berhasil diamankan saat hendak tawuran di perbatasan Bogor-Depok.

Tindakan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya rencana aksi tawuran.

Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah mengatakan, ketiga remaja tersebut diamankan pada Selasa (5/5/2026) malam.

"Saat menuju lokasi, petugas menemukan sekelompok remaja yang bergerombol dan mencurigakan. Beberapa di antaranya diduga membawa senjata tajam," ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Petugas bersama warga kemudian melakukan tindakan cepat dengan mengamankan sebagian remaja, sementara beberapa lainnya melarikan diri.

Dari hasil pengamanan, tiga remaja berhasil diamankan beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa para remaja tersebut diduga telah merencanakan aksi tawuran antar sekolah yang sebelumnya telah disepakati melalui media sosial.

"Saat ini, ketiga remaja tersebut telah diamankan di Polsek Parung untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut serta pendalaman oleh Unit Reskrim dengan melibatkan orang tua dan pihak sekolah," katanya.

Sementara itu, ia mengatakan tidak ada korban korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

Pihak kepolisian pun akan terus meningkatkan patroli serta melakukan langkah preventif guna mencegah aksi tawuran pelajar yang dapat membahayakan keselamatan.

"Kami juga mengimbau kepada para orang tua, pihak sekolah, serta masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan membina anak-anak agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved